,

Mars FTSP UII Gelar Public Lecture Bersama PPAr

Jum’at (9 Pebruari) Magister Arsitektur (Mars) bersama Program Profesi Arsitektur (PPAr) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Public Lecture (kuliah umum) dan workshop bertajub “Research in Architecture Lesson and Learnt from American Institute of Architects” , sebagai nara sumber Ar.Haris Koentjoro, Ph.D., AIA., bertempat di Ruang IRC Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta.

Kuliah umum diperuntukkan mahasiswa Mars serta PPAr FTSP UII, diikuti pula oleh puluhan mahasiswa baik dari Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta seperti UGM dan UTY, serta beberapa mahasiswa Program Sarjana (S1) FTSP UII.

Ar.Haris Koentjoro, Ph.D., AIA. Adalah merupakan seorang Arsitek Indonesia yang sudah banyak berpraktek di luar negeri khususnya di Amerika Serikat. Saat ini beliau aktif sebagai seorang Principal Architect DDG, dan Principal Architect in Place di Asosiasi Arsitek Baltimore Amerika.

Public Lecture (kuliah umum) ini bermaksud untuk memberikan wadah sharing dari diaspora (expatriate Indonesia di luar negeri) tentang peran riset dalam praktek profesi bidang arsitek di Amerika, juga untuk mengetahui peran interaksi professional Indonesia di luar negeri untuk memperluas jaringan dan pengembangan riset, akademik, dan profesi di Indonesia.

Selesainya  kuliah umum juga dilaksanakan penandatanganan naskah kerjasama antara Ketua Magister Arsitektur UII (Suparwoko, Ph.D.,IAI) serta Ketua Program Profesi Arsitektur UII (Ahmad Saifudin, IAI.,AA)  dengan Ar.Haris Koentjoro, Ph.D., AIA American Institute of Architects (AIA).

,

PPAr FTSP UII Seminarkan Nasional, Profesi Arsitek Dalam Keadaban Arsitek

Profesi Arsitek merupakan salah satu dari delapan profesi yang diatur di ASEAN, dalam konteks free flow of services. Hal ini mencerminkan betapa pentingnya profesi arsitek tersebut terhadap perkembangan dunia. Dalam satu karya arsitektur, terdapat berbagai aspek ilmu pengetahuan yang dapat di telaah misalnya ilmu sejarah, sosial, budaya, bahkan hingga perkembangan ekonomi dan kesejahteraan suatu bangsa.

Universitas Islam Indonesia (UII) sebagai institusi perguruan tinggi Nasional pertama di Indonesia tentunya sangat peduli dengan perkembangan ilmu pengetahuan, khususnya bidang arsitektur. Salah satu upaya yang dilakukan UII untuk terus mengembangkan ilmu arsitektur diantaranya dengan mengadakan  kegiatan Sustainibility in Architecture.

Rangkaian acara Sustainability in Architecture yang diselenggarakan pada tanggal 27-31 Januari bertempat di Gedung Moh. Hatta UII merupakan kerjasama Program Profesi Arsitek (PPAr) Fakultas Teknik Sipil dann Perencanaan (FTSP) UII dengan Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (IAI DIY) dan Asosiasi Pendidikan Tinggi Arsitektur Indonesia (APTARI). Acara ini terdiri dari Pameran Karya Arsitek dan Seminar Nasional dengan thema “Profesi Arsitek dalam Keadaban Arsitektur”.

Sebelumnya, telah berlangsung Pameran Karya Arsitek yang digelar pada 27-31 Januari 2018. Rangkaian acara ditutup dengan Seminar Nasional yang berlangsung pada Rabu, 31 Januari 2018. Seminar Nasional Sustainability in Architecture dengan tema “Profesi Arsitek dalam Keadaban Arsitektur” ini dibuka oleh Rektor Universitas Islam Indonesia (Nandang Sutrisno, SH., M.Hum., LLM., Ph.D.)

Turut hadir dalam acara anatara lain Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (Ar. Ahmad Djuhara, IAI), Ketua Dewan Kehormatan Ikatan Arsitek Indonesia (Ar. Munichy Bachron Edrees,IAI, AA), Ketua IAI DIY (Ar. Ahmad Saifudin Muttaqi, AA), dan beberapa Ketua IAI Daerah dari seluruh Indonesia. Tampak hadir pula Wakil Rektor I UII (Dr.-Ing. Ilya Fadjar Maharika, IAI), serta narasumber seminar Prof.Yandi Andri Yatmo, ST., Dip.Arch., M.Arch., Ph.D., IAI; Dr. Ir.Yohanes Basuki Dwisusanto., M.Sc, dan Dr. Rony Gunawan Sunaryo., ST.,MT.,IAI.

Dalam Seminar Nasional ini, lebih dari 120 arsitek berperan serta dalam proses perumusan ide dan pembuatan karya terkait isu arsitektur berkelanjutan. Sebanyak 37 peserta terpilih mempresentasikan ide dan gagasannya secara ilmiah dalam sesi paralel dengan 4 sub tema Arsitektur Bermartabat, Arsitektur Manusiawi, Arsitektur Berteknologi, serta Arsitektur Berbudaya.