Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia

Teknik Sipil dan Perencanaan UII

You are here: Home arrow Academic Atmosfer arrow Berita Fakultas arrow FTSP UII MENGADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN PERSAMPAHAN BERBASIS MASYARAKAT
  • Decrease font size
  • Default font size
  • Increase font size
FTSP UII MENGADAKAN PELATIHAN PENGELOLAAN PERSAMPAHAN BERBASIS MASYARAKAT PDF Print E-mail
Friday, 06 November 2009
ftspuii-pelatihan jtl
Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan UII, Dr. Ir. Ruzardi, MS, Selasa pagi (3/11) membuka acara pelatihan Pengelolaan Persampahan.  Acara yang digelar oleh  (Center for Environmental Technology Study (CETS) Jurusan Teknik Lingkungan FTSP ini mengangkat tema tentang penanganan persampahan berbasis masyarakat.  Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 3 – 5 Nopember 2009.
Direktur CETS yang juga Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, Luqman Hakim, ST, MSi, menyampaikan bahwa saat ini masalah persampahan terutama di kota besar tidak dapat hanya ditangani oleh pengelola/pemerintah. Keterbatasan sumberdaya baik dana, peralatan maupun lahan TPS dialami sebagian besar pengelola sampah di Indonesia.  

Menurut Luqman, persampahan merupakan masalah yang sangat krusial.  Tidak hanya menyangkut masalah teknis tetapi juga masalah sosial, ekonomi dan budaya. Masalah yang dimaksud bukan hanya keterbatasan lahan TPA (Tempat Pembuangan Akhir), ataupun produksi sampah yang terus meningkat, namun juga menyangkut teknologi proses yang tidak efisien dan ramah lingkungan serta kurangnya peran serta dari penghasil sampah terutama masyarakat dalam penanganan sampah.

Sementara itu, Ruzardi dalam sambutannya menyatakan bahwa pengelolaan persampahan berbasis masyarakat adalah model pemberdayaan masyarakat dalam bentuk partisipatif
 
Ruzardi menekankan bahwa melalui peningkatan peran serta masyarakat secara langsung dalam mengelola sampah dapat mengurangi permasalahan yang timbul akibat sampah. Selain menjaga lingkungan, pengelolaan sampah oleh masyarakat juga dapat dilakukan sedemikian rupa sehingga memberikan manfaat ekonomis.
Pelatihan ini diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai instansi terutama yang terkait dengan masalah persampahan diantaranya dari Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Kapuas, Dinas Pasar dan Kebersihan Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Bangka.
Pelatihan pengelolaan persampahan berbasis masyarakat ini akan memberikan pemahaman mengenai konsep-konsp pengelolaan sampah terpadu, group problem solving and public involvement, best practice pengelolaan sampah mandiri, teknologi tepat guna pengelolaan sampah serta pengembangan bisnis persampahan. Selain melalui kuliah, materi juga disampaikan melalui studi kasus kunjungan langsung ke lapangan terutama ke tempat komunitas pengelola sampah mandiri. (Renny Wijaya)

 
< Prev   Next >