Posts

Family Gathering Milad Ke-53 FTSP UII Tampil Beda

milad ftsp uii 53

Ahad (29 Oktober) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar Family Gathering  dalam rangka MILAD nya yang ke-53 bertempat di Hall Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

milad ftsp uii 53

Gathering bertajub  FTSP UII Bertaraf Internasional dan Berbudaya, dimeriahkan dengan pelepasan 53 (lima puluh tiga) burung merpati dan tampak suasana berbeda dengan pemakaian beraneka ragamnya pakaian adat dari sabang sampai merauke, serta pengajian akbar yang dihadiri oleh Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D), Wakil Rektor I UII (Ilya Fadjar maharika, Ph.D), Dekan FTSP UII  (Dr.-Ing. Ir. Widodo, M.Sc.), Wakil Dekan FTSP (Setya Winarno, Ph.D), Ustadz Dr.Ir. H.Amir Hamzah, MT (Rektor AKPRIND) , dan segenap Civitas Akademika FTSP UII beserta keluarga, serta para mantan Dekan FTSP UII periode sebelumnya.

milad ftsp uii 53

Sesuai dengan tema, seluruh peserta yang hadir mengenakan pakaian tradisional mulai dari berseragam batik, kebaya bahkan beberapa orang di antaranya mengenakan pakaian adat tradisional dari berbagai provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya Dekan FTSP UII (Dr.-Ing. Ir. Widodo, M.Sc.) menuturkan bahwa momen milad ini merupakan ajang untuk intropeksi diri, kontribusi apa yang telah kita berikan kepada institusi ini yaitu UII.

Ia menghimbau untuk agar dapat  terus meningkatkan kualitas khususnya pada level internasional, dengan  tanpa mengesampingkan jati diri dengan menjaga kelestarian budaya Indonesia. Ungkapnya.

Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D.) dalam sambutannya menuturkan  apresiasinya terhadap FTSP UII yang telah berkontribusi banyak terhadap kemajuan UII. Dalam kesempatan ini Rektor UII  pun secara simbolis juga turut melepaskan burung merpati yang jumlahnya puluhan bersama Dekan, Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Program Studi.

Sementara pengajian akbar  disampaikan oleh  Dr. Ir. Amir Hamzah, MT bermakna Syukur. Pengumuman dan pembagian hadiah untuk Nilai Kinerja Dosen (NKD) Tahun 2016/2017 FTSP  pun disampaikan dengan urut urutan sebagai berikut. Prodi Teknik Sipil masing masing dari ranking 1 hingga 3 adalah Prof.Ir.Sarwidi., MSCE.,Ph.D; Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D; dan Yunalia Muntafi, ST., MT.

milad ftsp uii 53

Sedangkan Prodi Arsitektur Ranking 1 hingga 3 adalah Ir.Suparwoko, MURP., Ph.D; Dr.Ir.Sugini, MT., IAI; dan Dr.Ing.Nensi Golda Yuli, ST., MT. Dari Teknik Lingkungan juga dari Ranking 1 hingga 3 adalah Supriyanto, ST., M.Sc.,M.Eng; Lutfia Isna Ardhayanti, S.Si., M.Sc; dan Eko Siswoyo, ST., M.Sc.ES., Ph.D.

Acara gathering juga dimeraihkan dengan berbagai kesenian dari mahasiswa Prodi Teknik Sipil, Arsitektur, dan Teknik Lingkungan berupa Dance of Enviro, Sakarape Creative Percussion dan  musik akustik.

Kado Milad Ke-53 FTSP UII ”Lakukan Penandatanganan Naskah Kerjasama dengan Kereta Api Indonesia”

Kado Milad Ke-53 FTSP UII ”Lakukan Penandatanganan Naskah Kerjasama dengan Kereta Api Indonesia”

Bertepatan hari Kamis Kliwon (12 Oktober) 22 Muharram 1438 H adalah merupakan hari jadi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP)  Universitas Islam Indonesia (UII) yang ke-53.

Di hari itu, selain penyelenggaraan Konferensi Nasional Inovasi Lingkungan Terbangun (ILT) “Mewujudkan Infrastruktur yang Berkeadilan”, FTSP UII juga mendapatkan kado penandatanganan kerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero).

Acara penandatangan naskah kerjasama dilakukan di Auditorium lantai 3 Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5  Sleman Yogyakarta. Naskah kerjasama antara FTSP UII dengan PT. Kereta Api Indonesia ditandatangani oleh Dekan FTSP UII  (Dr.- Ing. Ir. Widodo, M.Sc) dan Excutive Vise President Baleyasa Yogyakarta PT Kereta Api Iindonesia (Persero), Deni Aryanto.

Naskah kerjasama berisi tentang riset, kerja praktek dan tugas akhir (TA) mahasiswa, pertukaran informasi dibidang teknologi, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM), pemantauan kualitas lingkungan serta CSR.

Diperlukan Strategi Terbaik dalam Menghadapi Perubahan Iklim Saat ini

seminar puspik ftsp uii2

Dunia saat ini mengalami perubahan iklim yang cukup drastis,  bisa jadi ini akan menyebabkan  masalah yang lebih besar nanti, sehingga upaya upaya yang kita lakukan dari berbagai sektor untuk bisa mengurangi kemungkinan kemungkinan yang akan terjadi. Apabila kita tidak bisa mengurangi perubahan mungkin kita punya cara untuk beradaptasi. Manusia sudah beribu ribu tahun mengalami berbagai proses adaptasi. Untuk itu, kita bertanggung jawab untuk melestarikan lingkungan. Sehingga workshop  ini di harapkan para peserta bisa dapat berkontribusi, karena  dalam menjaga kelestarian bumi kalau tidak dimulai dari sekarang tentu akan menimbulkan masalah di masa depan.

seminar puspik ftsp uii1

Demikian kata sambutan Ketua Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (Hudori, ST., MT)  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam workshop  Strategi Menghadapi Fenomena Perubahan Iklim di Indonesia yang diselenggarakan oleh Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII Rabu (4 Oktober)  berempat di Auditorium  Fakultas Psikologi dan Ilmu Sosial Budaya (FPSB) yang dihadiri lebih dari 100 (seratus) peserta baik dosen, mahasiswa maupun peserta dari Perguruan Tinggi (PT) lainnya.

Sebagai narasumber  Rinto Andrianto perwakilan United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia di bidang Pemulihan Pasca Bencana.  Rinto Andrianto secara panjang lebar menjelaskan tentang  dampak perubahan suhu yang ada cukup dekat dengan kehidupan manusia saat ini.

seminar puspik ftsp uii5

Kenaikan 1 (satu)  hingga 4 (empat) derajat bisa berimplikasi terhadap makluk hidup yang ada di bumi khususnya biota laut. Perubahan ini dimulai sejak Revolusi Industri yang berdampak pada naiknya suhu dan bencana seperti banjir, badai, dan persebaran penyakit. Persebaran penyakit merupakan  bencana yang paling tinggi frekuensinya, akan tetapi  jumlah korban jiwa akibat bencana justru mengalami penurunan.

Nah itulah keberhasilan lembaga penanggulangan bencana melalui aksi tanggap berkontribusi bagi turunnya jumlah korban meninggal. Namun demikian justru berakibat pada kerugian ekonomi yang tinggi di negara maju,  sehingga diperluaslah spektrum manajemen resiko hingga ke akar bencana melalui mitigasi.

Rinto mengaku bahwa mitigasi berfokus pada upaya mencari penyebab dan adaptasi yang menitik beratkan pada dampak bencana, yang mempunyai  tujuan untuk mengurangi kerugian ekonomi dan mengurangi angka kematian serta resiko keseluruhan. Ungkapnya.

seminar puspik ftsp uii3

Nara sumber lain Prof.Dr.Rer.nat.Muh.Aris Marfai, M.Sc  (Dosen Geografi UGM) membedah Strategi Adaptasi dan Mitigasi Menghadapi perubahan Iklim di Wilayah Pesisir. Sedangkan Perilaku Adaptasi dan  Rehabilitasi  Rekonstruksi  Akibat Perubahan Iklim dari Sektor Kelembagaan disampaikan oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Heru Suroso, SH).

seminar puspik ftsp uii4

Yakinlah Rencana Allah Jauh Lebih Indah Dari Apapun Yang Kita Rencanakan

Yakinlah Rencana Allah Jauh Lebih Indah Dari Apapun Yang Kita Rencanakan

Seperti hal yang saya alami setelah Allah SWT. mengqadar saya untuk menggali ilmu di Universitas Islam Indonesia (UII) setelah saya gagal masuk ke Perguruan Tinggi  (PT) yang saya inginkan.

Arsitektur satu-satunya program studi yang menjadi passion saya, karena saya dapat meluweskan hobi menggabar saya. Hari demi hari saya lewati, banyak hal yang saya alami dan menyadarkan saya bahwa Arsitektur UII lebih dari yang saya harapkan di perguruan tinggi lainnya. Kurikulum, penyampaian dosen, dan asisten dosen (Asdos) tegas yang saya temui diawal hingga akhir semester, berhasil membangun mental saya.

Banyak kejutan yang saya kira hanya mimpi semata, seperti mimpi saya untuk dapat terbang keluar sebelum masa kuliah saya berakhir dan hal itu terjadi bahkan tidak hanya sekali saja. Bukan hanya itu, dipenghujung kelulusan, saya dibisikkan pihak kampus sebagai lulusan terbaik saat itu. Seketika mata saya berkaca-kaca. Mimpi orang tua diawal kuliah telah berhasil saya wujudkan. Waktu, tenaga, pikiran yang saya habiskan selama 4 tahun dikampus dapat berakhir dengan indah.

Walapun saya dipilih sebagai lulusan terbaik, bukan berarti saya hanya semata-mata belajar. Selesai kuliah pulang. Bahkan bisa dibilang saya jarang belajar karena padatnya kegiatan. Belajarlah secukupnya, bukan sebanyak banyaknya. Pahami yang adik-adik pelajari bukan menghafal.

Selain itu, saya dipercayai oleh Program Studi untuk menjadi tim akreditasi KAAB dan menjadi asisten part time untuk membantu pekerjaan di Program Studi 24 jam harus dapat saya manfaatkan sebaik mungkin, karena ada kegiatan lain diluar part time dan kuliah.

Itulah kesan kesan salah seorang Alumnus Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) yang baru saja menyelesaikan studinya (Wisuda 23 September 2017)  Aisah Azhari Marwangi  yang berasal dari  Bedilan Kalitirto Berbah sleman, Yogyakarta.

Aisah Azhari Marwangi merupakan satu satunya Wisudawan yang mendapatkan PIN Mas dari Universitas Islam Indonesia (UII) dalam Wuisda 23 September 2017 yang lalu dengan meraup Indek Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi pada Wisuda I TA.2017/2018  3,96 (tiga koma sembilan enam).

Bincang bincang dengan reporter Aisah mengaku, pada intinya Aisah (saya) merasa sangat beruntung dapat menyelesaikan studi S1 di Aristektur UII sepertinya yang telah Allah SWT rencanakan. Bukan hanya akreditasinya yang saat ini sudah internasional namun sejauh mata saya memandang, wanita-wanitanya berpaikan muslim berbeda halnya ketika saya memasuki Perguruan Negeri lainnya. Saya merasa tenang dan nyaman akan hal itu. Di UII kita bukan hanya dbekali urusan dunia yaitu tentang pendidikan yang berakhir untuk keperluan mencari nafkah namun akhirat kita juga mengikuti karena UII mengajarkan tentang islam lebih dalam.

Aisah yang memiliki hobb seni lukis prestasi pun berpesan untuk adik-adik semua, janganlah lama-lama berkecil hati ketika sesuatu yang kamu inginkan tidak tercapai. Bangkit dan bangunlah kepercayaan bahwa Allah SWT sudah menyusun rencana terbaik untuk kalian dan dua hal lagi jangan pernah meninggalkan sholat 5 waktu, syukur-syukur sholat sunnah juga serta sempatkanlah membaca Al-Qur’an 3 ayat sehari karena itu menjadi salah satu lahan untuk dapat berkomunikasi kepada Allah SWT.

Terkhusus adik-adikku di Arsitektur UII, beruntunglah kalian berawal dengan pencapaian akreditasi internasional KAAB. Saya yakin kalian pasti lebih hebat dari kakak-kakakmu ini, buktikan itu!! Ikuti Sayembara-sayembara dan konferensi baik nasional ataupun iternasional, jadilah volunteer, serta publikasikan karya STUPA mu. Lihatlah arsitektur seluas-luasnya. Arsitektur memang berat, tetapi akan ringan jika kalian menyukainya karena desain sangatlah bebas dan bervariasi. Show off yourself, don’t let anyone make you down. Ungkapnya.

Mahasiswa FTSP UII Sabet Urutan Kedua Presenter Terbaik Konferensi Keislaman IIUM

Mahasiswa FTSP UII Sabet Urutan Kedua Presenter Terbaik Konferensi Keislaman IIUM

Bertempat di Kuala Lumpur Malaysia Imam Agung Baskoro (13511008), mahasiswa Program Studi Teknik Sipil  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII)  mengikuti kegiatan  Konferensi Keislaman Internasioal Islamic University of Malaysia (IIUM),  pada 21 hingga 24 September 2017.

Konferensi Keislaman Internasional berlangsung di Malaysia dengan narasumber Ustadz Hanan Attaki dari Malaysia dan dari IIUM yang diikuti puluhan mahasiswa/i dari berbagai puluhan Perguruan Tinggi ASEAN  dengan mempresentasikan papernya secara berkelompok. Setiap kelompok terdiri dari 3 (tiga) orang mahasiswa/i baik dari satu Fakultas, atau satu Universitas, bahkan dari Perguruan Tinggi lain.

Team Yogyakarta terdiri dari Imam Agung Baskoro FTSP UII (13511008), Krisal Putra (Komunikasi UII), dan seorang mahasiswa (Farras Iftikar) dari  Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Demikian disampaikan Imam Agung Baskoro sepulang dari konferensi.

Ia menambahkan, paper yang dipresentasikan merupakan kolaborasi mahasiswa UII dengan UMY tentang isu ke-Islaman dengan thema “Isu Dampak Jejaring Sosial yang Saat ini Merusak Akhlak, Moral dan Etika Generasi Muda”. Selain itu Imam mengaku juga telah memaparkan solusi Al Qur’an dan Al Hadits berikan serta merubah mental dan sikap kita untuk kembali ke Al-Qur’an dan Assunnah.

Dalam laga yang bergengsi ini team Yogyakarta yang terdiri dari delegasi UII dan UMY dapat menyabet urutan ke-2 (dua) dalam katagori presenter terbaik  mengungguli puluhan team team yang lainnya. Ungkap Imam.