Posts

Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII Meraih Akreditasi Internasional ABET

akreditasi-internasional-abet

Jum’at (22 September) Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (TL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan  (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima sertiikat akreditasi internasional dari Accreditation Board of Engineering and Technology (ABET) USA. Sertifikat diserah terimakan oleh Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D) kepada Ketua Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII (Hudori, ST., MT) bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta yang disaksikan perwakilan dari Kopertis Wilayah V DIY, Wakil Rektor I UII (Dr.-Ing. Ir. Fadjar Maharika, IAI. MA) dan Dekan FTSP UII (Dr.- Ing. Ir. Widodo, M.Sc.).

Dalam sambutannya Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D) menuturkan dengan raihan ini maka Teknik Lingkungan UII menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama di Indonesia yang meraih Akreditasi Internasional ABET. Yang berarti pula merupakan Program Studi Teknik Lingkungan ke-2 (kedua) di Indonesia, setelah ITB.

Prestasi Program Studi Teknik Lingkungan ini turut melengkapi capaian akreditasi internasional Program Studi yang ada di FTSP UII sebelumnya. Seperti Program Studi Teknik Sipil meraih akreditasi internasional dari Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE) dan Program Studi dan Profesi Arsitektur dari Korean Architectural Accrediting Board (KAAB).

Rektor UII  menambahkan, beberapa program studi di lingkungan UII saat ini juga sedang menyiapkan untuk mendapatkan akreditasi internasional. Hal ini tentunya sesuai dengan komitmen UII untuk menuju world class university. Selain akreditasi internasional, saat ini banyak sekali prestasi di level internasional yang berhasil di raih oleh para dosen dan mahasiswa.

Nandang Sutrisno, Ph.D pun berpesan agar upaya yang dilakukan tidak hanya berhenti setelah diperolehnya akreditasi internasional ini, dan  bukan sekedar dokumen pengakuan akreditasi yang diperoleh, namun  juga bukti dari raihan tersebut, dan  ke depan semakin banyak karya ilmiah para dosen UII di SCOPUS. Pintanya.

Sementra Dekan FTSP UII (Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc) dalam sambutannya menyampaikan,  di usia yang masih muda yakni menginjak 18 tahun, Teknik Lingkungan UII membuktikan diri tidak selalu kalah dengan Program Studi Teknik Lingkungan di kampus negeri. Beberapa capaian yang sudah diraih Teknik Lingkungan UII seperti perolehan akreditasi A dari BAN-PT sejak tahun 2011, akreditasinya Laboratorium Kualitas Lingkungan FTSP UII oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk penerapan ISO/IEC 17025 sejak tahun 2010 dan yang terakhir adalah diperolehnya akreditasi internasional dari ABET.

Dr.-Ing.Ir.Widodo menambahkan, perolehan akreditasi internasional dari ABET ini   menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang diselenggarakan Teknik Lingkungan UII sudah setara dengan pendidikan di perguruan tinggi maju di luar negeri. Akreditasi ABET ini menjamin Teknik Lingkungan UII telah memenuhi standar untuk menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia keteknikan yang unggul di bidang inovasi dan teknologi maju serta antisipatif terhadap isu kesejahteraan dan keselamatan masyarakat. Ungkapnya.

Selesainya penyerahan sertifikat akreditasi internasional ABET dilanjutkan dengan Diskusi Panel dan sharing kiat kiat mendapatkan akreditasi internasional dengan nara sumber Hudori, ST., MT (Ketua Prodi Teknik Lingkungan UII), Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, dan Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc (Dekan FTSP UII).

Dalam Seminar Nasional “Sustainability in Architecture” Dekan FTSP UII Mengajak Membangun Struktur Dengan Lebih Baik dan Suksses

Foto1-SeminarNas-PPAr

Kegiatan ini minimum sharing dalam rangka membangun bagaimana struktur kita ke depan lebih baik dan suksus. Dan dalam waktu yang sangat dekat ini Fakultas Teknik Sipil  dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) sedang dalam persiapan proses akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  baik untuk Program Studi S1 Arsitektur maupun Program Profesi Arsitektur (PPAr) terlepas dari akreditasi internasional, itupun wajib kita persiapkan.

Demikian dituturkan Dekan FTSP UII (Dr.-Ir.Widodo, M.Sc) dalam acara Seminar Nasional tentang “Sustainability in Architecture” pada Rabu (20 September) bertempat di Ruang Sidang Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta diikuti 65 (enam puluh lima) peserta calon pakar maupun para pakar dan mahasiswa PPAr UII.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan bahwa Program Studi S1 Arsitektur Maupun Program Profesi Arsitektur (PPAr) UII sudah terakreditasi internasinal dari Korea Architectural Accrediting Board (KAAB), namun demikian di luar internasional itu kita tetap wajib proses diri dengan BAN-PT. Ungkapnya.

Seminar Nasional ini terselenggara atas kerjasama PPAr FTSP UII dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun LPJK, yang dihadiri dan menyampaikan kata sambutan (Ir.Soemardi, IAI).

Soemardi IAI mengatakan bahwa peran arsitektur dalam menyejahterakan jasmani dan rohani di tengah tengah masyarakat, maka arsitek wajib mengamalkan kemampuan dan pengetahuannya sebagai orang keperayaan dan penasehat ahli dengan semangat kerjasama, keterbukaan, dan iktikad yang sebaik-baiknya.

Dengan pemilikan IAI maka Saudara tentu akan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang sekaligus juga akan memiliki lisensi (ijin praktek). Oleh karenanya anggota IAI diharap dapat berperan di tengah tengah masyarakat untuk berkarya yang terbaik. Ungkap Soemardi.

Sebagai nara sumber Seminar adalah Wisnu Setiawan, ST., M.Arch., Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Surakarta; Alexander Rani Suryandono, M.Arch., IAI dari Universitas Gadjah Mada; Syarifah Ismailiyah Al Athas, ST. (UII), MT., IAI; serta Praktisi dan pengurus IAI DIY (Sofia A. Ulfah., IAI) yang dimoderatori Jarwa Prasetya Sih Handoko, ST., M.Sc., IAI.

Mahasiswa FTSP UII Ikuti UIA 2017 Seoul World Architects Congress Korea

Foto1-Aisah

UIA 2017 World Architects Congress adalah sebuah forum profesional dalam bentuk pertukaran budaya antar arsitek dunia, yang menyatukan ribuan peserta dari berbagai negara. Konggres UIA dilaksanakan oleh organisasi non-pemerintah Internasional Union of Architects (UIA) yang dianggotai oleh para pakar interdisiplin dari seluruh dunia. Sebanyak 24 (dua puluh empat) Konggres ini telah diselenggarakan sejak berdirinya UIA di Launanne, Switzerland pada tahun 1948.

Kegiatan ini bertujuan untuk menyatukan arsitek, baik profesional maupun akademisi dari seluruh dunia tanpa segala bentuk diskriminasi untuk bertukar dan berbagi pengalaman serta hasil penelitian tentang hal hal yang berkaitan dengan dunia arsitektur dan perkotaan.

Fotone-Aisah

Demikian dikatakan Aisah Azhari Marwangi (13512047) seorang mahasiswi Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) delegasi Program Studi Arsitektur yang berangkat bersama Dian Farisa (13512212)  mengikuti Kongres UIA 2017 sejak 3 s/d 10 September 2017 bertempat di COEX Convention Center and Dongdaemun Design Plaza (DDP), Seoul, Korea Selatan.

Ia memberikan gambaran beberapa acara selama seminggu di  Seoul, Korea Selatan seperti Keynote Speech, Parallel Session, UIA Work Program, Young Architect Forum, Public Session. Bahkan mereka-pun sempat untuk berdiskusi dan foto bersama dengan Presiden Korea Architectural Accrediting Board (KAAB) yang belum lama singgah di FTSP UII untuk menyampaikan akreditasi Internasional kepada Program Studi Arsitektur UII. Kita  berdua merasa  bersyukur  bisa mewakili UII di kancah Internasional. Ungkapnya.

Warung Prancis UII Tawarkan Berbagai Beasiswa Bagi FTSP

Foto1-Warung-Prancis

Universitas Islam Indonesia (UII)  menginisiasi  Warung Prancis sebagai pusat kebudayaan dan pendidikan   di lingkungan UII. Warung Prancis yang sudah ada sekitar 2 (dua) tahun yang lalu itu kemarin Rabu (13 September)  bertempat di Auditorium  Gedung Mohammad Natsir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII Jl.Kaliurang km.14,5 Sleman Yogyakarta mengadakan temu mahasiswa secara transparan.

Dalam presentasinya Warung Prancis UII  yang menjadi pusat informasi segala hal yang berkaitan dengan Prancis menawarkan berbagai hal mulai dari kebudayaan, bahasa, pendidikan, dan masyarakatnya. Penawaran yang  hari ini tawarkan adalah tentang penawaran  beasiswa kepada segenap mahasiswa FTSP UII.

Acara Warung Prancis UII yang dihadiri sekitar 45 (empat puluh lima) mahasiswa FTSP UII  menawarkan  beasiswa pendidikan apa saja yang dapat diperolehnya. Saat ini Warung Prancis UII aktif menjajaki peluang kerjasama dengan berbagai Fakultas termasuk didalamnya FTSP UII.

FTSP UII Lakukan MoU Bersama BPTK Adakan Program Distance Learning

FTSP UII Lakukan MoU Bersama BPTK Adakan Program Distance Learning

Jum’at (8 September) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (BPTK) Ditjen Bina Konstruksi mengadakan Program Distance Learning bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Pelatihan jarak jauh (Distance Learning) bidang konstruksi merupakan sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi para tenaga kerja dan pencari kerja bidang konstruksi berbasis teknologi informasi yang kualitasnya sama seperti pelatihan tatap muka.

Pelatihan jarak jauh (Distance Learning) yang dapat di akses oleh peserta didik kapanpun dan dimanapun melalui jaringan internet, diharapkan mahasiswa lulusan FTSP UII memiliki serfitikat pelatihan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

Sebelum melaksanakan sosialisasi program, FTSP UII yang diwakili oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil (Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D) dan Ketua Program Studi Teknik Lingkungan (Hudori, ST., MT)  mengadakan Perjanjian Kerja Sama MoU dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi melalui Distance Learning. Program Distance Learning ini merupakan pelatihan tabah 1 (pertama) yang diikuti 211 (dua ratus sebelas) mahasiswa dan alumni FTSP UII.