Posts

Mahasiswa Teknik Lingkungan UII Mengikuti Ekspedisi Nusantara Jaya

Foto-Ekspedisi-mahasiswa-teknik-lingkungan uii

Rizal Kartika Wardhana, mahasiswa Teknik Lingkungan UII (14513034)  mengikuti kegiatan Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) pada tanggal 21 Agustus hingga 31 Agustus 2017.

Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) merupakan kegiatan besar yang menjadi salah satu awalan bagi Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk melakukan aksi nyata menuju Poros Maritim Dunia. Melalui ENJ, diharapkan terbentuknya konektivitas antar masyarakat Indonesia sebangsa dan setanah air yang selama ini masih kurang dijangkau karena kondisi geografisnya. ENJ menjadi upaya untuk menghadirkan Negara di pulau-pulau kecil dan terluar dengan mengirimkan pemuda-pemudi terbaik nusantara agar terjun langsung di masyarakat yang membutuhkan (enj-maritim.id).

Rizal kartika Wardhana mengatakan, pada kesempatan ini alhamdulillah saya terpilih sebagai salah satu pemuda yang berhak mengikuti kegiatan ENJ ini. Saya terpilih untuk mengikuti kegiatan ENJ di Provinsi Jawa Timur, lebih tepatnya di pulau Ra’as. Kegiatan tim kami berlangsung selama 12 hari. Kegiatannya terdiri dari posyandu, home visit (diabetes dan hipertensi), Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sosialisasi beasiswa, pulau inspirasi, taman baca, donasi baju dan sembako, pengenalan internet, yuk nabung, bina kreativitas desa, bersih desa dan pantai, pengolahan buah bakau menjadi sirup, sosialisasi potensi SDA dan konservasi lingkungan, dan eksplorasi pulau. Selama kegiatan yang berlangsung 12 hari tersebut, alhamdulillah kami mendapat dukungan penuh dari masyarakat maupun pemerintah. Ungkapnya.

Maksud kegiatan tersebut adalah untuk mengenalkan potensi budaya dan pariwisata Indonesia, menggali potensi pribadi, melatih kepemimpinan, melatih kepedulian sosial, peningkatan bela negara, dan peningkatan kecintaan terhadap NKRI.

ENJ terdiri dari tiga kelompok, yaitu kelompok pemuda (kapal perintis), kelompok mahasiswa (kapal perintis) dan kelompok siswa (KRI Dewaruci). ENJ kelompok mahasiswa dan kelompok siswa merupakan kelompok ENJ yang bekerja sama dengan instansi pendidikan tertentu. Kelompok ENJ mahasiswa bekerja sama dengan 46 perguruan tinggi negeri (PTN) dengan kuota 1000 mahasiswa. Sedangkan kelompok ENJ siswa bekerja sama dengan SLTA (SMA/sederajat) dengan kuota 68 siswa. ENJ kelompok pemuda merupakan kelompok yang terdiri dari pemuda yang berusia 17-30 tahun (UU No.40 Tahun 2009). Pada kelompok ENJ pemuda dilakukan seleksi dengan beberapa kriteria khusus, dimana kuota yang disediakan hanya berjumlah 2000 pemuda sedangkan yang melakukan pendaftaran mencapai 13416 (enj-maritim.id).

FTSP UII Terima Studi Banding STT Pelita Bangsa

FTSP UII Terima Studi Banding  STT Pelita Bangsa 1

Dua Program Studi (Prodi) masing masing Prodi Arsitektur dan Prodi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) kemarin Selasa (26 September) menerima kunjungan studi banding dari Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelita Bangsa Bekasi bertempat di Ruang Sidang Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

FTSP UII Terima Studi Banding  STT Pelita Bangsa  2

Kunjungan ini bertujuan sebagai wahana sharing di berbagai bidang ilmu kearsitekturan dan ilmu lingkungan dalam hal pengenalan struktur fakultas dan prodi, laboratorium, kurikulum dan pembelajaran, Tugas Akhir (TA), maupun sistem pengajaran penelitian dan pengabdian masyarakat bagi dosen.

Rombongan STT Pelita Bangsa sejumlah 12 (dua belas) orang  yang dipimpin oleh Dr.Supriyanto  disambut oleh Dekan FTSP UII  (Dr.Ing-Ir.Widodo, M.Sc), Wakil Dekan FTSP UII (Setya Winarno, Ph.D), Ketua Prodi Teknik Lingkungan UII (Hudori, ST., MT), Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan (Any Juliani, ST., M.Eng), dan Sekretaris Prodi Arsitektur (Ir.Rini Darmawati, MT).

FTSP UII Terima Studi Banding  STT Pelita Bangsa 3

Prestasi ke-3 (tiga) Program Studi Sarjana (S1) FTSP UII yang terdidi dari Program Studi Teknik Sipil meraih akreditasi internasional dari Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE),  Program Studi Arsitektur dan Profesi Arsitektur meraih akreditasi internasional dari Korean Architectural Accrediting Board (KAAB), dan pada 22 September kemarin baru saja Prodi Teknik Lingkungan menerima sertiikat akreditasi internasional dari Accreditation Board of Engineering and Technology (ABET) USA. Teknik Lingkungan ini turut melengkapi capaian akreditasi internasional Program Studi yang ada di FTSP UII sebelumnya.

Demikian dituturkan Dekan FTSP UII (Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc) dalam penerimaan rombongan studi banding dari STT Pelita Bangsa Bekasi.

Lebih lanjut Dr.-Ing.Ir.Widodo mengatakan, guna   mewadahi mahasiswa yang akan menuju ke Internasional saat ini FTSP UII membuka klas Internasional untuk Prodi Teknik Sipil dan Arsitektur, sedangkan Teknik Lingkungan akan segera menyusulnya. Oleh karenanya dibuka matrikulasi 1 (satu) tahun.

Sedangkan pemaparan kurikulum dan pembelajaran, Tugas Akhir (TA), maupun sistem pengajaran penelitian dan pengabdian masyarakat bagi dosen disampaikan oleh masing masing Program Studi (Prodi Arsitektur dan Prodi Teknik Lingkungan).

Arsitektur FTSP UII, Aisah Azhari Marwangi Raih IPK Tertinggi Wisuda I TA.2017/2018

Foto Wisuda ftsp uii

Pimpinan Program Studi (Prodi) Fakultas Teknik Sipil dan  Perencanaan (FTSP)  Universitas Islam Indonesia (UII), Sabtu (23 September) bertempat di Auditorium Prof. KH. Abdul Kahar Kampus Terpadu UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta mewisuda 68 (enam puluh delapan) wisudawan/i dalam prosesi wisuda jenjang Doktor, Magister, Sarjana dan Ahli Madya untuk Periode I Tahun Akademik (TA) 2017/2018.

Menurut data yang dirilis oleh Kepala Divisi (Kadiv.) Administrasi Akademik FTSP UII (Aris Widada, A.Md) bahwa Wisuda kali ini FTSP UII mewisuda Sarjana (S1) sebanyak 23 (dua puluh tiga) dari prodi  Teknik Sipil, 26 (dua puluh enam) Prodi Arsitektur, dan 19 (sembilan belas) Prodi Teknik Lingkungan.

Dari enam puluh delapan wisudawan/i terdiri dari 30 (tiga puluh) mahasiswa yang masuk Cumlaude, yaitu Teknik Sipil 5 (lima) mahasiswa, Arsitektur 16 (enam belas) mahasiswa, dan Teknik Lingkungan 9 (sembilan) mahasiswa dengan studi tepat waktu tercepat 3,85 tahun untuk Prodi Teknik Sipil; 3,90 tahun Prodi Arsitektur dan 3,78 tahun untuk Prodi Teknik Lingkungan.

Aris Widada menambahkan, dari ketiga Prodi memiliki Indeks Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi 3,86 Prodi Teknik Sipil diraih oleh Khalis Fatmawati (13511226); 3,96 Prodi Arsitektur diraih oleh Aisah Azhari Marwangi (13512047);  dan 3,83 Prodi Teknik Lingkungan  yang diraih oleh Wahyu Budiyantoro (13513227).

Indek Prestasi Komulatif (IPK) tertinggi pada Wisuda I TA.2017/2018  dari Program Strata Satu (S1), 3,96 (tiga koma sembilan enam) diraih oleh Aisah Azhari Marwangi dari Program Studi Arsitektur mengungguli kawan kawannya sebanyak 609 orang Wisudawan/i. Yang bersangkutan mendapatkan PIN Mas dari Universitas Islam Indonesia (UII). Ungkap Aris Widada.

Sedangkan Aisah Azhari Marwangi di sela sela persiapan Wisuda mengatakan, Alhamdulillah dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dengan hasil yang terbaik. Semua prestasi ini saya persembahkan untuk kedua orang tua saya, yang memiliki kiat-kiat dalam meraih prestasi dengan cara lebih aktif di kelas, tugas-tugas diselesaikan dengan baik, rajin kuliah, dan aktif belajar.

Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII Meraih Akreditasi Internasional ABET

akreditasi-internasional-abet

Jum’at (22 September) Program Studi (Prodi) Teknik Lingkungan (TL) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan  (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima sertiikat akreditasi internasional dari Accreditation Board of Engineering and Technology (ABET) USA. Sertifikat diserah terimakan oleh Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D) kepada Ketua Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII (Hudori, ST., MT) bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta yang disaksikan perwakilan dari Kopertis Wilayah V DIY, Wakil Rektor I UII (Dr.-Ing. Ir. Fadjar Maharika, IAI. MA) dan Dekan FTSP UII (Dr.- Ing. Ir. Widodo, M.Sc.).

Dalam sambutannya Rektor UII (Nandang Sutrisno, SH., LLM., M.Hum., Ph.D) menuturkan dengan raihan ini maka Teknik Lingkungan UII menjadi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama di Indonesia yang meraih Akreditasi Internasional ABET. Yang berarti pula merupakan Program Studi Teknik Lingkungan ke-2 (kedua) di Indonesia, setelah ITB.

Prestasi Program Studi Teknik Lingkungan ini turut melengkapi capaian akreditasi internasional Program Studi yang ada di FTSP UII sebelumnya. Seperti Program Studi Teknik Sipil meraih akreditasi internasional dari Japan Accreditation Board for Engineering Education (JABEE) dan Program Studi dan Profesi Arsitektur dari Korean Architectural Accrediting Board (KAAB).

Rektor UII  menambahkan, beberapa program studi di lingkungan UII saat ini juga sedang menyiapkan untuk mendapatkan akreditasi internasional. Hal ini tentunya sesuai dengan komitmen UII untuk menuju world class university. Selain akreditasi internasional, saat ini banyak sekali prestasi di level internasional yang berhasil di raih oleh para dosen dan mahasiswa.

Nandang Sutrisno, Ph.D pun berpesan agar upaya yang dilakukan tidak hanya berhenti setelah diperolehnya akreditasi internasional ini, dan  bukan sekedar dokumen pengakuan akreditasi yang diperoleh, namun  juga bukti dari raihan tersebut, dan  ke depan semakin banyak karya ilmiah para dosen UII di SCOPUS. Pintanya.

Sementra Dekan FTSP UII (Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc) dalam sambutannya menyampaikan,  di usia yang masih muda yakni menginjak 18 tahun, Teknik Lingkungan UII membuktikan diri tidak selalu kalah dengan Program Studi Teknik Lingkungan di kampus negeri. Beberapa capaian yang sudah diraih Teknik Lingkungan UII seperti perolehan akreditasi A dari BAN-PT sejak tahun 2011, akreditasinya Laboratorium Kualitas Lingkungan FTSP UII oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk penerapan ISO/IEC 17025 sejak tahun 2010 dan yang terakhir adalah diperolehnya akreditasi internasional dari ABET.

Dr.-Ing.Ir.Widodo menambahkan, perolehan akreditasi internasional dari ABET ini   menunjukkan bahwa kualitas pendidikan yang diselenggarakan Teknik Lingkungan UII sudah setara dengan pendidikan di perguruan tinggi maju di luar negeri. Akreditasi ABET ini menjamin Teknik Lingkungan UII telah memenuhi standar untuk menghasilkan lulusan yang siap memasuki dunia keteknikan yang unggul di bidang inovasi dan teknologi maju serta antisipatif terhadap isu kesejahteraan dan keselamatan masyarakat. Ungkapnya.

Selesainya penyerahan sertifikat akreditasi internasional ABET dilanjutkan dengan Diskusi Panel dan sharing kiat kiat mendapatkan akreditasi internasional dengan nara sumber Hudori, ST., MT (Ketua Prodi Teknik Lingkungan UII), Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, dan Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc (Dekan FTSP UII).

Dalam Seminar Nasional “Sustainability in Architecture” Dekan FTSP UII Mengajak Membangun Struktur Dengan Lebih Baik dan Suksses

Foto1-SeminarNas-PPAr

Kegiatan ini minimum sharing dalam rangka membangun bagaimana struktur kita ke depan lebih baik dan suksus. Dan dalam waktu yang sangat dekat ini Fakultas Teknik Sipil  dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) sedang dalam persiapan proses akreditasi Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  baik untuk Program Studi S1 Arsitektur maupun Program Profesi Arsitektur (PPAr) terlepas dari akreditasi internasional, itupun wajib kita persiapkan.

Demikian dituturkan Dekan FTSP UII (Dr.-Ir.Widodo, M.Sc) dalam acara Seminar Nasional tentang “Sustainability in Architecture” pada Rabu (20 September) bertempat di Ruang Sidang Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta diikuti 65 (enam puluh lima) peserta calon pakar maupun para pakar dan mahasiswa PPAr UII.

Lebih lanjut Widodo menjelaskan bahwa Program Studi S1 Arsitektur Maupun Program Profesi Arsitektur (PPAr) UII sudah terakreditasi internasinal dari Korea Architectural Accrediting Board (KAAB), namun demikian di luar internasional itu kita tetap wajib proses diri dengan BAN-PT. Ungkapnya.

Seminar Nasional ini terselenggara atas kerjasama PPAr FTSP UII dengan Ikatan Arsitektur Indonesia (IAI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) maupun LPJK, yang dihadiri dan menyampaikan kata sambutan (Ir.Soemardi, IAI).

Soemardi IAI mengatakan bahwa peran arsitektur dalam menyejahterakan jasmani dan rohani di tengah tengah masyarakat, maka arsitek wajib mengamalkan kemampuan dan pengetahuannya sebagai orang keperayaan dan penasehat ahli dengan semangat kerjasama, keterbukaan, dan iktikad yang sebaik-baiknya.

Dengan pemilikan IAI maka Saudara tentu akan memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang sekaligus juga akan memiliki lisensi (ijin praktek). Oleh karenanya anggota IAI diharap dapat berperan di tengah tengah masyarakat untuk berkarya yang terbaik. Ungkap Soemardi.

Sebagai nara sumber Seminar adalah Wisnu Setiawan, ST., M.Arch., Ph.D dari Universitas Muhammadiyah Surakarta; Alexander Rani Suryandono, M.Arch., IAI dari Universitas Gadjah Mada; Syarifah Ismailiyah Al Athas, ST. (UII), MT., IAI; serta Praktisi dan pengurus IAI DIY (Sofia A. Ulfah., IAI) yang dimoderatori Jarwa Prasetya Sih Handoko, ST., M.Sc., IAI.