Posts

FTSP UII Lakukan MoU Bersama BPTK Adakan Program Distance Learning

FTSP UII Lakukan MoU Bersama BPTK Adakan Program Distance Learning

Jum’at (8 September) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) bekerjasama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (BPTK) Ditjen Bina Konstruksi mengadakan Program Distance Learning bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Pelatihan jarak jauh (Distance Learning) bidang konstruksi merupakan sistem Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi para tenaga kerja dan pencari kerja bidang konstruksi berbasis teknologi informasi yang kualitasnya sama seperti pelatihan tatap muka.

Pelatihan jarak jauh (Distance Learning) yang dapat di akses oleh peserta didik kapanpun dan dimanapun melalui jaringan internet, diharapkan mahasiswa lulusan FTSP UII memiliki serfitikat pelatihan sebagai bekal sebelum memasuki dunia kerja.

Sebelum melaksanakan sosialisasi program, FTSP UII yang diwakili oleh Ketua Program Studi Teknik Sipil (Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D) dan Ketua Program Studi Teknik Lingkungan (Hudori, ST., MT)  mengadakan Perjanjian Kerja Sama MoU dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi Ditjen Bina Konstruksi melalui Distance Learning. Program Distance Learning ini merupakan pelatihan tabah 1 (pertama) yang diikuti 211 (dua ratus sebelas) mahasiswa dan alumni FTSP UII.

Workshop Program Pelatihan jarak Jauh FTSP UII: Tenaga Ahli Konstruksi Masih Diperlukan

Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Dr.-Ing. Ir. Widodo, M.Sc

Jum’at (8 September) Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII)  Dr.-Ing. Ir. Widodo, M.Sc  menyambut dengan baik kerjasama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi, Dirjen Bina Konstruksi. Dipilihnya Program Studi (Prodi) Teknik Sipil serta  Teknik Lingkungan FTSP UII sebagai mitra merupakan  hal yang amat sangat tepat. Karena  kedua Prodi tersebut sudah  mempunyai pengakuan  akreditasi internasional sehingga tidak diragukan lagi kompetensinya.

Demikian disampaikan Dekan FTSP UII dalam penandatanganan  kerjasama MoU berkaitan dengan pelaksanaan program pelatihan jarak jauh bidang konstruksi, knowledge management, dan seminar teknologi terapan bidang konstruksi di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Sedangkan penandatanganan MoU antara 2 (dua) Prodi Teknik Sipil serta Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII  dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi, Dirjen Bina Konstruksi dilakukan pada waktu itu juga.

Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor III UII (Ir. Agus Taufiq, M.Sc), Ketua LPJK DIY yang sekaligus bertindak sebagai Dekan FTSP UII, Cakra Nagara, S.T., M.T., M.E. selaku Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi, segenap dewan dosen, para undangan, dan ratusan mahasiswa baik Prodi Teknik Sipil maupun Teknik Lingkungan FTSP UII.

Wakil Rektor III UII menuturkan, bahwa  Indonesia perlu mendorong percepatan kapabilitas tenaga kerja ahli bidang konstruksi. Hal ini penting karena pembangunan infrastruktur Indonesia dinilai masih tertinggal jika dibanding negara-negara tetangga.

Menurut data indeks daya saing infrastruktur yang dikeluarkan Global Competitiveness Index, Indonesia pada tahun 2016 menduduki peringkat ke-60. Meskipun naik cukup signifikan (pada tahun 2011 RI peringkat ke-90), namun RI masih tertinggal di bawah Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Cakra Nagara, ST., MT., ME

Kepala Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (Cakra Nagara, ST., MT., ME) mengatakan tingginya kebutuhan tenaga ahli konstruksi tidak berbanding lurus dengan masih terbatasnya tenaga kerja yang ada baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Peserta Workshop Program Pelatihan jarak Jauh FTSP UII

Ia berharap supaya para mahasiswa FTSP UII turut  aktif juga untuk berpartisipasi dalam menulis karya ilmiah, dan karya tersebut dapat diunggah ke dalam website SIBIMA  konstruksi (sibima.pu.go.id) yang  merupakan portal  pada bidang jasa konstruksi di seluruh Indonesia.

Professor Toshiro YAMADA Jepang Kunjungi FTSP UII

Professor Toshiro YAMADA Jepang Kunjungi FTSP UII

Sebagai tindak lanjut rencana kerjasama (Memorandum of Understanding) antara Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Universitas Islam Indonesia  (UII) dengan Faculty of Engineering, Gifu University, Jepang, Associate Professor Toshiro YAMADA melakukan kunjungan selama 3 (tiga) hari ke FTSP UII dan Program Studi Teknik Lingkungan FTSP.

Kunjungan liaision dari  Gifu University ini pun dimanfaatkan dengan melakukan pertemuan pada Kamis tanggal  7 September 2017 yang dihadiri oleh Dekan  FTSP UII (Dr-Ing.Ir. Widodo, M.Sc)  Dekan FMIPA (Allwar, Ph.D),  Wadek  FTSP UII (Setya Winarno, ST., MT., Ph.D), Ketua Prodi Teknik Lingkungan FTSP (Hudori, ST., MT.), liaision FTSP UII (Dr. Joni Aldilla Fajri) dan juga beberapa dosen Teknik Lingkungan UII  (EkoSiswoyo, Ph.D), serta dan Dosen Prodi Kimia (Dr. Noor Fitri).

Pertemuan ini bertujuan untuk saling mengenal antar kedua fakultas dan universitas, dan juga membicarakan kegiatan yang akan dilakukan setelah penandatanganan MoU antar kedua fakultas seperti  exchange student, kolaborasiriset, pengiriman pemateri untuk kegiatan seminar internasional dan program summer course.

Selainitu poin yang lebih penting lagi adalah program untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia FTSP dan FMIPA UII terutama para dosen yang berlatar belakang master bisa melanjutkan program doktor ke Gifu University. Program ini menjadi sangat penting karena banyak program doktor yang bisa diambil oleh dosen dari kedua fakultas di Gifu University.

Professor Toshiro YAMADA Jepang Kunjungi FTSP UII 2

Selain pertemuan, Assoc. Prof. Toshiro YAMADA juga memberikan kuliah umum kepada mahasiswa baru teknik lingkungan  angkatan 2017, dan juga angkatan diatasnya yang berjudul Introduction of Japanese Drinking Water Treatment and Wastewater Management. Tingginya minat mahasiswa Teknik Lingkungan  akan kemajuan teknologi Jepang dalam menjaga lingkungan, mengolah limbah dan memproduksi air minum yang berkualitas, membuat ruangan kelas di padati mahasiswa hingga mencapai 250 orang dan menarik mahasiswa baru untukmemberikan pertanyaan yang sangat bagus.

Rakorja 2017 FTSP UII : Dengan Akreditasi Internasional Tingkatkan Sistem Belajar Mengajar

 

sambutan dekan saat rakorja ftsp uii

Persaingan Perguruan Tinggi saat ini semakin ketat, banyak Perguruan Tinggi yang meningkatkan kwalitasnya. Alhamdulillah Universitas Islam Indonesia (UII) sendiri masih diberikan kemudahan oleh Allah SWT sehingga saat ini UII masih dalam posisi yang baik. Kami mengapresiasi Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII yang ketiga Program Studi sudah mendapatkan akreditasi Internasional yang ini menjadi kebanggaan Universitas,  dan semoga kedepan dapat terus berkembang dengan baik.

Hal tersebut sebagaimana disampaikan Wakil Rektor II UII (Dr.Drs. Nur Feriyanto, M.Si) dalam membuka  Rapat Kerja Fakultas,  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII Senin (27 Agustus) bertempat di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta. Turut hadir dalam Rakorja Dekan dan Wakil Dekan FTSP UII (Dr.Ing.Ir.Widodo, M.Sc dan Setyo Winarno, Ph.D), para Ketua dan Sekretaris Program Studi, Ketua dan Sekretaris Program Magister Teknik, Ketua Program Profesi Arsitektur, dewan dosen, serta Kepala Divisi dilingkungan FTSP UII.

Di hadapan peserta Rakorja Nur Feriyanto menekankan, dengan terakreditasinya Internasional mempunyai konsekwensi tertentu khususnya dalam peningkatan sistem belajar mengajar dan akan berpengaruh pada beberapa hal seperti jumlah mahasiswa di dalam kelas yang semakin mengecil, dan penataan ruang. Disamping itu akan berkembnagnya kerjasama antar Perguruan Tinggi, Prodi Prodi dan penelitian penelitian yang mendukungnya, serta penganggaran.

Oleh karena itu dalam penganggaran diharapkan melakukan kecermatan dalam RKAT sehingga akredibitas tetap bisa dijaga dan tujuan untuk meningkatkan kwalitas Fakultas dan Universitas juga bisa tercapai. Demikian pula dalam Statuta UII yang direncanakan akan dijalankan pada 2018 perlu kita perhatikan bersama munculnya kemungkinan scool. Ungkapnya.

Sementara  Dekan FTSP UII (Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc) dalam sambutannya mengajak agar sinergi antar unit  di FTSP  yang selama ini telah berjalan dengan baik dapat terus ditingkatkan dan dipertahankan  ke depannya. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab atas amanah kepemimpinan yang akan berakhir di tahun 2018 mendatang, dan Rakorja ini adalah Rakorja yang terakhir periode pemangku kebijakan di lingkungan FTSP saat ini.

Dalam kesempatan yang baik ini pula Dr.-Ing.Ir.Widodo menyampaikan tentang pelaksanaan penyambutan mahasiswa baru FTSP UII angkatan 2017/2018 yang telah berjalan dengan baik dan lancar, meskipun terjadi sedikit polemik 23817  antara institusi dengan lembaga mahasiswa. Namun demikian semuanya dapat diselesaikan dengan baik tanpa adanya sesuatu hal yang tidak diinginkan.

rakorja ftsp uii

Dr.-Ing.Ir.Widodo berharap semoga semua peserta Rakorja dapat mengikuti acara ini dengan baik sampai tuntas guna memberikan kontribusi kepada Fakultas dalam meningkatkan kwalitas belajar mengajar di FTSP UII. Selesainya pembukaan Rakorja dilanjutkan dengan penyampaian pemateri tentang Statuta UII bersama Pengurus Yayasan Badan Wakaf Endro Kumoro, SH.,M.Hum.

554 Mahasiswa Baru 2017 FTSP UII Mengikuti ONDI Dengan Khidmat

554 Mahasiswa Baru 2017 FTSP UII Mengikuti ONDI Dengan Khidmat

Secara rutinitas setiap tahunnya Orientasi Nilai Dasar Islam (ONDI) diselenggarakan bagi mahasiswa baru, yang pada saat ini telah berlangsung di Gedung Mohammad Natsir Gedung FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta pada Ahad (27 Agustus), diikuti 554 mahasiswa baru Tahun Akademik 2017/2018 yang terbagi menjadi 235 Program Studi (Prodi) Teknik Sipil, 149 Prodi Arsitektur, dan 170 Prodi Teknik Lingkungan.

Dari 554 mahasiswa baru 2017 FTSP UII  terbagi menjadi lebih dari 15 (lima belas)  kelas atau kelompok baik putra dan putri dengan menempati ruang kelas yang tersedia selama 2 (dua) hari Ahad dan Senin, 27 dan 28 Agustus 2017. Pelaksanaan ONDI ini secara langsung dilakukan evaluasi atau ujian bagi peserta guna menentukan pengelompokan pelaksanaan Pesantrenisasi dan Latihan Kepemimpinan Dasar Islam yang terdiri dari kelompok dasar, menengah dan kelompok lanjut.   

ONDI diselenggarakan oleh Universtas yang berpijak pada Visi Universitas Islam Indonesia (UII) terwujudnya Universitas Islam Indonesia sebagai rahmatan lil’alamin, memiliki komitmen pada kesempurnaan dan risalah Islamiyah di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat, dan dakwah Islamiyah.

Dengan harapan kegiatan dakwah ini  dapat mengukur dan dapat dilihat manfaatnya yang  berkelanjutan di tengah tengah masyarakat, serta dakwah sebagai sarana untuk menyebarkan nilai-nilai Islam yang humanis dan luhur sebagaimana dicita-citakan para pendiri UII. Ungkap salah seorang Panitia yang tidak mau disebut namanya.