{mosimage}Kami memang memprogramkan acara seperti ini, karena memang itulah problem yang kita hadapi, dan problem itu adalah problem kita semua yaitu problem ummat Islam tentang aqidah. Nah program itu namanya pesantrenisasi dengan konsep yang ada, kalau siang kuliah sedangkan malamnya nyantri. Memang Universitas Islam Indonesia (UII) mempunyai Pondok Pesantren tapi tidak se-ideal ini.

Demikian kata sambutan Wakil Rektor III UII (Dr.Abdul Jamil, SH., M.Hum) dalam pembukaan Training of Trainee (TOT) Asistensi Agama Islam (AAI) yang diselenggarakan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII di Pondok Pesantren (PP) Al-Hikmah Karangmojo Gunungkidul, Sabtu dan Ahad (27 dan 28 Pebruari).

Lebih lanjut Dr.Abdul Jamil, SH., M.Hum menjelaskan prasyarat menjadi calon mahasiswa UII yaitu berprestasi. Kalau adik adik berprestasi maka adik adik bisa kuliah di UII tanpa beaya, karena UII mempunyai program hafidz Al Qur’an 1-30 juz, prestasi segala bentuk prestasi apapun seperti prestasi Juara olah raga tingkat Nasional, seni baca Al-qur’an, dan UII bisa menerima calon mahasiswa dengan jalur bidik misi yaitu bagi orang orang miskin. Artinya bahwa adik adik bisa kuliah, jangan kecil hati dan tidak usah takut. Disamping itu UII pula menyediakan beasiswa yang beraneka ragam. Seperti halnya kita tidak bisa masuk surga kalau tidak mempunyai prestasi sholat. Akhirnya kami titipkan adik adik saya mahasiswa UII ini mohon untuk dibina di PP Al-Hikmah untuk mencari ilmu yaitu nyantri selama 2 (dua) hari, dan dimohon kepada adik adik untuk dapat mengikuti acara TOT ini dengan bersungguh sungguh. Pinta Wakil Rektor III UII.

{mosimage}Sedangkan Dekan FTSP UII Dr.-Ing.Ir.Widodo, M.Sc mengatakan bahwa kita dipertemukan di PP ini untuk menerima ilmu, belajar ilmu agama, walaupun dalam jumlah mahasisa yang sedikit sekitar 35 (tiga puluh lima) mahasiswa semoga dapat mewarnai karakter, terutama karakter bangsa. Dan semoga kegiatan semacam ini ke depan bisa kita evaluasi yang lebih sinergis.

Sementara KH.Harun Al Rasyid dengan lapang dan senang hati menerima kepada peserta AAI FTSP UII beserta beberapa dosen dan tenaga kependidikan sebagai pendamping guna sharing ilmu di Ponpes yang beliau bina. Pengasuh Ponpes Al-Hikmah ini mengatakan bahwa Allah SWT.mempertemukan kita untuk satu alasan; entah untuk memberi atau menerima, entah untuk belajar atau mengajarkan, entah untuk bercerita atau mendengarkan, entah sesaat atau selamanya, entah untuk bagian terpenting atau sekedarnya, semua itu tidak ada yang sia sia karena Allah SWT yang mempertemukan kita. Hidup kita ini saling mengisi dan bersinggungan, bisa jadi kehadiran kita merupakan jawaban atas do’a do’a sahabat kita sebagaimana mereka pun adalah jawaban atas do’adoa kita. Jika sudah menjadi takdir Allah SWT meski dengan jarak beribu ribu kilometer kita tetap akan dipertemukan dalam satu ikatan bernama ukhuwah. Semoga ukhuwah kita yang terjalin dilandasi oleh rasa kasih sayang dan saling mencintai kepada Allah Swt. Untuk itu disampaikan terimakasih kepada Wakil Rektor bidang kemahasiswaan UII, Dekan FTSP UII serta semua rombongan  terlebih kepada para mahasiswa FTSP UII yang berperan aktif untuk nyantri di Ponpes Al-Hikmah selama 2 (dua) hari. Tutup KH.Harun Al Rasyid.

Pembukaan yang dihadiri pula oleh beberapa dosen seperti Dr.Ir.Kasam, MT, ; Ir.Suparwoko, MURP., Ph.D; M.Teguh.S.Ag.,M.PdI (dosen agama), Agus Susanto, ST., M.Eng, tenaga kependidikan dan santri PP Al-Hikmah dan dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama bersama Ustadz Yusuf Ismail Al Hadid.