Minat yang tinggi untuk mempelajari ilmu arsitektur di negara lain menghantarkan seorang mahasiswa Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII), Chairunnisa (16512140) untuk belajar ke Turki. Melalui program Erasmus, ia berkesempatan menimba ilmu selama satu semester ke Fatih Sultan Mehmet Vakıf Üniversity (FSMVÜ), Turkey. Program ini merupakan hasil kerjasama antara program studi Arsitektur UII dengan FSMVÜ. Setiap tahunnya, kedua universitas mengirimkan dua orang mahasiswa dan seorang dosen untuk mengikuti kegiatan akademik di kampus masing-masing. Mahasiswa yang akan mengikuti aktifitas itu harus melalui proses seleksi yang cukup ketat.

Ketua Jurusan Arsitektur UII (Noor Cholis Idham ST., M.Arch., Ph.D., IAI) menjelaskan bahwa aktifitas ini merupakan bagian dari student mobility program yang dirintis kedua universitas sejak 2015 silam. Awalnya UII dan FSMVU saling mengadakan summer school serta winter school yang mengundang sivitas akademika mempelajari ilmu arsitektur yang khas di masing-masing negara.

Seiring dengan semakin berkembangnya program, kemudian juga menggandeng Erasmus+ untuk menjadi sponsor kegiatan pertukaran pelajar dan dosen yang lebih intensif. Program pertukaran pelajar memberi kesempatan mahasiswa mengikuti perkuliahan selama 1 (satu) semester di universitas mitra. Hasil dari proses tersebut dapat dikonversi sebagai proses belajar sehingga ketika pulang ke kampus asal, mahasiswa tidak perlu mengulang mata kuliah yang pernah diambil di sana.

Demikian disampaikan Ketua Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) 20 Februari yang lalu dalam acara pelepasan pertukaran pelajar ke Turki bertempat di Gedung Rektorat UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Wakil Dekan bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTSP UII (Dr. Ir. Revianto Budi Santoso, M.Arch., IAI) turut hadir dan memberikan dukungan moril kepada mahasiswa yang akan menuntut ilmu ke Turki dalam waktu dekat ini.