Forum Pemuda Asia diselenggarakan Asian Development Bank (ADB) rutin setiap tahun guna memberikan peran kaum muda sebagai mitra dan penerima manfaat untuk membangun sekaligus membuktikan  akan kemajuan pembangunan di Asia dan Pasifik. Forum Pemuda Asia ke-7 atau atau 7th Asian Youth Forum (AYF7) digelar di Manila, Filipina pekan yang lalu.

Salah satu delegasi AYF7 Universitas Islam Indonesia (UII) adalah Shofi Latifah Nuha Anfaresi (17513166 ) mahasiswi Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencaan (FTSP) yang merupakan mahasiswi berprestasi kedua tingkat UII tahun 2018.

Shofi Latifah Nuha Anfaresi (Nuha) kemarin Rabu (28 Agustus) mengatakan, Alhamdhulillah pada tanggal 12-14 Agustus kemarin saya terpilih untuk mewakili universitas ke Forum Pemuda Asia ke-7 atau 7th Asian Youth Forum yang diselenggarakan oleh Asian Development Bank di Manila, Filipina. Acara tersebut merupakan wadah bagi setiap kandidat pemuda terpilih di negara-negara Asia. Di dalam acara ini, para pemuda akan memberikan ide dan solusi terhadap beberapa project yang akan dilaksanakan Asian Development Bank (ADB) ke depan.

Nuha kelahiran kabupaten Bangka Belitung yang penuh dengan senyum ini menambahkan, pemikiran pemuda terutama pemuda Asia tentunya sangat dinantikan bagi pengembangan di negara Asia sendiri. saya dan kelompok saya yang terdiri dari kandidat negara Vietnam dan Filipina, merancang solusi inovatif bagi pengguna jalan. Road Safety merupakan bagian penting bagi komoditas setiap negara.

Ia mengaku, apalagi bagi pemuda seperti kami, penelitian yang dilakukan oleh beberapa negara mengemukakan bahwa kematian terbanyak para pemuda terjadi akibat kecelakaan berkendara, sehingga diperlukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah ini. Ide-ide yang kami berikan nantinya akan diseleksi dan menjadi masukan bagi project ADB bersama dewan United Nations (PBB).

Undangan ini diperoleh melalui jaringan organisasi internasional Young Water Solution di Brussels, Belgium untuk mewakili pemuda pemudi dunia dan Indonesia dalam water sector business. Ungkap Nuha.