Sabtu (14 Desember) Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menggelar kuliah umum millimenialls di era Industri 4.0. Kuliah umum digelar di Auditorium Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman, Yogyakarta bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil FTSP UII.

Kuliah umum menghadirkan narasumber Direktur Keuangan dan SDM Perum Jasa Tirta II (Haris Zulkarnain, ST., M.Tech). Dalam makalahnya ia membeberkan bahwa Industri 4.0 merupakan fenomena yang mengkolaborasikan teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Konsep penerapannya berpusat pada konsep otomatisasi yang dilakukan oleh teknologi tanpa memerlukan tenaga kerja manusia dalam proses pengaplikasiannya. Haris berpendapat di era industri 4.0 sangat efisien dalam penggunaan tenaga kerja.

Haris menambahkan disruption atau gangguan, menggambarkan suatu perubahan terhadap suatu kondisi yang dapat secara seketika menghancurkan kondisi sebulumnya, sebagai contoh sebuah perusahaan kecil dan lebih baru serta dengan sumber daya yang lebih kecil bisa secara tiba-tiba mengalahkan perusahaan yang lama dan lebih besar dengan membuat suatu perubahan dari pola bisnis maupun cara-cara lainnya.

Direktur Keuangan dan SDM Perum Jasa Tirta II mengaku, Industry Revolution 4.0 membuat perubahan lebih cepat. Setiap Perusahaan harus mampu lebih cepat untuk beradaptasi dan berinovasi. Inovasi atau ditinggal, tegasnya.

Lalu kenapa suatu perusahaan butuh digital leadership, karena organisasi yang dipimpin Digital Leadership lebih unggul dibandingkan organisasi yang tidak dipimpin oleh Digital Leadership. Ungkapnya.

Hadir dalam kuliah umum Sekretaris Program Studi Teknik Sipil Internasional Program (IP) Albani Musyafa’, ST., MT., Ph.D, segenap panitia dan tidak kurang dari 100 (serataus) mahasiswa/i Program Studi Teknik Sipil.