Workshop motivasi kerja merupakan suatu aktivitas dorongan positif yang ditujukan kepada tenaga kependidikan atau tendik supaya terdorong dan mempunyai semangat lagi dalam menjalankan pekerjaannya. Hal ini sangat bersangkutan dengan kinerja tendik dan hasil pekerjaan, jika memiliki motivasi yang cukup kuat untuk terus melakukan pekerjaan dengan baik, maka hasil dari pekerjaannya akan ikut baik pula. Semoga workshop ini kedepan dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi.

Demikian disampaikan kata sambutan Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII)  Miftahul fauziah, ST., MT., Ph.D dalam pembukaan workshop motivasi kinerja tenaga kependidikan bertempat di Ruang Sidang Teknik Sipil FTSP UII Gedung Mohammad Natsir Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta,  Jum’at (7 Pebruari).

Sebagai narasumber utama Dr.Faraz, MM mengupas problematika perspektif psikologi bagi tendik.  Seorang tendik harus memiliki inisiatif, motivasi, probleme, teamwork, dan kepemimpinan.

Terdapat beberapa tips untuk meningkatkan motivasi kerja,  perlu dipahami bahwa pekerja memiliki jiwa dan tubuh. Jiwa dan tubuh tidak terpisah, tetapi merupakan satu kesatuan. Jiwa dan tubuh saling mempengaruhi, tetapi jiwalah yang memimpin tubuh.

Dr.Faraz menegaskan, menurut Peter Drucker terdapat 5 (lima) dimensi kerja. Pertama adalah dimensi fisiologis, intinya manusia bukanlah mesin. Kedua dimensi Psikologis yang  intinya aktualisasi diri, identitas, dan kepribadian. Ketiga dimensi sosial yang intinya menyatukan orang, profesi menentukan posisi di masyarakat.

Dimensi yang keempat adalah dimensi ekonomis, intinya manusia tidak mampu memenuhi kebutuhannya sendiri, dan dimensi kelima  dimensi kekuasaan yang pada intinya selalu ada relasi kekuasaan,  misalnya  atasan dan bawahan.

Sementara Dr.Faraz memberikan perbandingan motivasi kerja sebagaimana yang telah diajarkan menurut Mahatma Gandhi, bahwa keyakinan anda menjadi pikiran anda. Pikiran anda menjadi kata-kata anda. Kata-kata anda menjadi tindakan anda. Tindakan anda menjadi kebiasaan anda. Kebiasaan anda menjadi nilai-nilai anda, dan nilai nilai anda menjadi takdir anda.

Workshop digelar 2 (dua) hari Jum’at dan Sabtu (7 dan 8 Pebruari) dihadiri Pimpinan Fakultas, segenap pengurus Program Studi maupun tendik FTSP UII.

Dihari kedua Sabtu (8 pebruari) menghadirkan narasumber Dr.Ir.Kasam, MT (Wakil Dekan bidang Sumber Daya FTSP UII) dan Dr.Ir.Revianto Budi Santosa, M.Arch., IAI (Wakil Dekan bidang Keagamaan, Kemahasiswaan dan Alumni FTSP UII)  guna mereview tugas pokok tendik yang sudah dibuat untuk proses pengesahan pimpinan unit masing-masing.

Dr.Kasam berpesan, setidaknya kita harus memahami tugas pokoknya  dilingkungan masing-masing, dan dari waktu ke-waktu kita berupaya untuk lebih baik lagi.

Sementara dalam mereview Revianto mengajak kepada seluruh peserta workshop untuk mengecek kembali dokumen yang telah tersedia sekaligus memahami dokumen yang sudah dibuat, bagaimana polanya dan dengan seksama untuk memilahkan dokumen-dokumennya.