Pada hari ini, Kamis 11 Pebruari 2021 saya yang bertanda tangan di bawah ini, dihadapan Bapak Ibu serta saudara-saudari, sebagai arsitek, dengan ini menyatakan bersedia mengucapkan sumpah Arsitek sesuai dengan agama yang saya anut sebagai berikut :

Demi Allah saya bersumpah, bahwa: “Dalam segala tata laku anggota ikatan arsitek Indonesia berjanji, berpegang teguh pada mukadimah IAI, dengan keyakinan bahwa, penyimpangan atas kode etik arsitek, dan kaidah tata laku profesi arsitek adalah, mencemarkan kehormatan, jabatan, kedudukan, dan martabat kami, sebagai arsitek.

Demikian sumpah profesi sebelas arsitek muda Fakultas Teknik Sipil dan Perencenaan Universitas Islam Indonesia (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) angkatan ke-6 Tahun Akademik 2020/2021 yang dilakukan Kamis (11 Pebruari) secara virtual mengingat saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19.

Sumpah profesi arsitektur UII dihadiri dan disaksikan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Prof.Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D), Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Periode 2020-2021 (Ketut Rana Wiarcha, IAI), Rektor UII (Prof.Fathul Wahid S.T., M.Sc., Ph.D.), Dekan FTSP (Miftahul Fauziah, Ph.D) dan para Wakil Dekan, Ketua Jurusan Arsitektur UII (Prof. Noor Cholis Idham, M.Arch., Ph.D., IAI)., Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) DIY, (Ir.Ahmad Saifuddin Mutaqi, MT., IAI), dewan kehormatan IAI (Ir. Munichy BE, M.Arch., IAI), segenap dewan dosen Program Studi Arsitektur, dan tamu undangan.

Prosesi pengambilan janji arsitek secara virtual dilakukan Dekan FTSP UII (Miftahul Fauziah, Ph.D), sementara penyerahan SKA Arsitek Muda oleh Ketua Ikatan Arsitek (IAI) DIY, (Ir.Ahmad Saifuddin Mutaqi, MT., IAI), dan pengalungan srempang oleh Ketua Jurusan Arsitektur UII (Prof.Noor Cholis Idham, M.Arch.,Ph.D., IAI).

Dalam sambutannya Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayan Republik Indonesia (Prof.Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D) menuturkan, sebagai salah satu kampus tertua di negeri ini Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi salah satu ujung tombak, sangat penting dalam melahirkan arsitek-arsitek yang handal. Kebutuhan akan arsitektur yang handal, profesional dan berkualitas baik merupakan tantangan Indonesia untuk saat ini dan kedepan. Prof.Nizam berharap UII terus menghasilkan arsitek-arsitek sesuai dengan kebutuhan dalam negeri maupun dunia Internasional. Ungkap Prof.Nizam.

Rektor UII (Prof.Fathul Wahid S.T., M.Sc., Ph.D.) dalam sambutannya menyampaikan pentingnya System informasi yang ada saat ini, disamping ucapan sukses dan selamat kepada sebelas para arsitek muda UII. Ketua Umum Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Periode 2020-2021 (Ketut Rana Wiarcha, IAI) dalam sambutannya memberikan ucapan selamat dan bangga atas raihan profesi arsitektur kepada para arsitek muda UII.

Sementara laporan Ketua Program Studi Arsitektur yang dibacakan oleh Baritoadi Buldan RR, ST., MT mengatakan bahwa, lulusan dari Program Studi Profesi Arsitek (PPAr) Universitas Islam Indonesia sebanyak 11 mahasiswa terdiri dari 5 wisudawati dan 6 wisudawan. Pencapaian IP Kumulatif rata-rata 3,56 dimana terendah 3,13 dan tertinggi 3,94. Dengan predikat cumlaude diperoleh: 1.Wan Kasali Murphy IPK 3,94; 2.Nadya Putri Azzura IPK 3,88. 3.Lithaya Nida Amalia IPK 3,85; 4.M.Ridho Praja Kori IPK 3,81; 5.Syifa Azahra Gumilar IPK 3,81; 6.Mohammad Azam Izzudin IPK 3,78.

Sedangkan Achmad Zainy Dahlan IPK 3,56; Almira Bi Retnowati IPK 3,53; Arif Rasipu IPK 3,73; Bintang Satria Tama IPK 3,13; Naura Hassa Lalitya Cornika IPK 3,74. Lapor Baritoadi.

Sambutan perwakilan wisudawan/wati diwakili oleh Wan Kasali Murphy, mengatakan banyak pengalaman yang berkesan selama menempuh pendidikan di UII. Banyak sekali pengetahuan seputar perancangan kota menjadi pengalaman berharga bagi dirinya. Bahkan aku dia, harus lembur di studio, dan Ini bukanlah hal yang baru bagi kita (mahasiwa arsitektur). Hal ini menurut dirinya memperoleh engetahuan kerja sama antar tim, meski belum meraih juara. Pungkas Wan. (h).