Kerja atau aktivitas hendaknya diartikan dan diyakini tidak semata-mata mengandalkan balasan sekarang di dunia tetapi pandangan dan visinya harus melampaui batas-batas kekinian yaitu kekal di akhirat. Keyakinan yang terangkum dalam rukun Iman menjadi pijakan untuk memaknai hidup. Namun demikian, keberimanan belumlah dikatakan sempurna jika tidak dilanjutkan dengan amal saleh.

Inilah mengapa Alloh SWT senantiasa merangkaikan kata amanu, yakin mutlak, tanpa ragu (beliefe) dan amilush sholihat, energy positif, penuh semangat (passionate). Ketentuan amanu (beriman) dan amilush sholihat (beramal saleh) menjadi satu paket yang saling menguatkan. “Hidup harus diisi dengan amal saleh, diantaranya dengan membantu dan meringankan orang lain,” ujarnya.

Demikian disampaikan ustaz Drs. Imam Mujiono, M.Ag., dari Fakultas Ilmu Agama Islam (FIAI) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam acara Puncak Milad Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII yang ke 57 tahun. Kegiatan tersebut digelar secara daring pada 8 Rabiulakhir 1443 H/13 November 2021 yang diikuti oleh dosen, tenaga kependidikan, satpam, cleaning service, perwakilan lembaga mahasiswa, tamu undangan dan mitra dengan mengusung tema “FTSP Tangguh, Penuh Semangat, Tebar Manfaat”.

Lebih lanjut Drs. Imam Mujiono, M.Ag., menambahkan bahwa intensitas ibadah tergantung dari kualitas akidah atau iman. Akidah yang tangguh merupakan bentuk relasi dengan Alloh SWT. Jika akidah kita kokoh, akidah kita kuat, maka mewujudkan adanya relasi, hubungan spiritual kita dengan Alloh SWT. “Semangat ibadah merupakan ekspresi kedekatan relasi kepada Alloh SWT,” imbuhnya.

“Efek dari akidah rapuh adalah kepribadian ganda (split personality), dan indikatornya adalah melakukan sholat tapi sering maksiat, menjalankan puasa ironisnya rajin dosa, beribadah haji anehnya juga korupsi dan menunaikan zakat tapi milih fitrah saja,” pungkasnya.

Sementara itu, Dekan FTSP UII, Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D., saat membuka acara tersebut dalam arahannya menyatakan bahwa selalu ada harapan dan doa baik, di masa bertambahnya usia. Begitu pula dengan FTSP UII yang telah menginjak tahun ke-57, banyak harapan agar kedepannya dapat terus berkembang lebih baik, tentunya dengan dukungan dan kerjasama dari seluruh civitas, dosen dan mahasiswa. “Terima kasih bapak ibu sekalian yang telah bekerja keras untuk FTSP UII dan telah berdedikasi tinggi dalam menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya, semoga Allah SWT selalu memberikan kemudahan dan keberkahan untuk kita semua,” ungkapnya.

Di penghujung acara ditayangkan dan diumumkan pemenang lomba video ucapan milad dan pengumuman The Best Paper Studi Intensif Al-Qur’an serta pengundian doorprize untuk 225 peserta yang bergabung pada kesempatan tersebut. (ASY)