,

Agenda Remediasi Semester Ganjil 2018/2019

Wakil Dekan 2 FTSP UII: Dengan Khataman Al Qur’an Kita Tingkatkan Mengaji

“Allhummarhamni bilqur’an. Waj‘alhu li imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allhumma dzakkirni minhu ma nasitu wa ‘allimni minhu ma jahiltu warzuqni tilawatahu aana-allaili waj‘alhu li hujatan ya rabbal ‘alamin” Demikian gema doa Khataman  Al Quran bagi Tendik dan dosen Jum’at (21 Desember) bertempat di Hall Gedung Mohammad Natsir Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII).

“Khataman Al Quran” ini  diselenggarakan untuk menandai selesainya seseorang dalam   mengaji, dengan maksud menunjukkan rasa syukur kepada Allah Swt. dan rasa bahagia, karena  telah belajar Al Quran setiap Senin pagi selama puluhan tahun. Dengan khataman Al Qur’an ini bukan berarti kita berhenti untuk mengaji atau membaca Al Qur’an, namun setelah khataman Al Qur’an mestinya kita tingkatkan mengaji yang lebih mendalam lagi.

Demikian diungkapkan Wakil Dekan 2 bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Keagamaan FTSP UII (Dr.Ir. Revianto Budi Santosa, M.Arch., IAI) dalam sambutan pembukaan khataman Al Qur’an yang dihadiri sekitar 90 (sembilan puluh) peserta tendik dan dosen.

Sementara Ustadz Ir.Munadhir, MS yang telah mengasuh mengaji puluhan tahun ini memimpin pembacaan ayat-ayat Al Qur’an mulai surat Al-Ma’un sampai surat An Nas, dan diakhiri dengan do’a.

FTSP UII Menggelar Kuliah Umum Mahasiswa 2018 “Success Dream Building and Resolution”

“Man kana yaumuhu khairan min amsihi, fahuwa raabihun, man kana yaumuhu sawaan min amsihi, fahuwa maghbunu,  man kana yaumuhu syarran min amsihi fahuwa mal’uunun”. Apabila hari ini lebih baik dari hari kemarin berarti beruntung, apabila hari ini sama dengan hari kemarin berarti rugi, apabila lebih buruk dari hari kemarin berarti mal’uun.   

Demikian kutipan Dekan FTSP UII (Miftahul Fauziah, Ph.D) dalam kuliah umum mahasiswa baru Tahun Akademik 2018/2019 “success dream building and resolution” yang digelar Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Jum’at (14 Desember) bertempat di Hall Gedung mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Miftahul kuliah umum ini bermaksud untuk memberikan motivasi belajar bagi mahasiswa baru TA.2018/2019, untuk memberikan pemahaman peningkatkan nilai agama Islam dan karakter hingga mendapatkan ilmu duniawi dan akherat. Kutipan haditst diatas mengingatkan kepada kalian untuk segera menyelesaikan tugas sebagai mahasiswa lulus dengan cepat dan tepat waktu  sesuai dengan waktu yang ditetapkan. Tegasnya.  

Trainer, motivator Internasional sekaligus dosen UII (Drs.H.Imam Mudjiono, M.Ag)  menyampaikan bagaimana meraih sukses dunia akherat yang diperoleh selama belajar di kampus UII. Sebagai mahasiswa yang berazazkan Islami harus mampu bersaing di kancah nasional dan internasional sebagai suri tauladan sebagaimana yang diajarkan dalam Dinul Islam.  

Sukses harus dibeli dengan mendesain dream, mendeklarasikan dream, yakin dream akan terwujud, dan bekerja keras meraihmya. Kita semua berpeluang untuk mejadi orang sukses asal mempunyai dream, beliefe, targer, dan action.  

Sementara sebagai mahasiswa yang memiliki tipe tipologi berbeda beda, misalnya selaku akademis, aktivis, hedonis, dan militian tetap memiliki kunci sukses. Selaku akademis tetntunya harus memiliki diligent, disiplin, dan smart sebagaimana tipe tipologi militan yang harus memiliki sos mature, passionate, dan opsessive. Ungkap Imam Mudjiono.

Teknik Lingkungan FTSP UII Bersama PuSPIK Gelar Workshop Perubahan Iklim

Dalam rangka menindaklanjuti hasil kegiatan workshop pada bulan Oktober tahun 2017 yang lalu, Sabtu (8 Desember) PuSPIK mengadakan workshop bersama Program Studi Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) untuk meningkatkan kapasitas internal sumberdaya manusia. Topik yang diangkat dalam workshop ini adalah “Climate Change Resilience and Mitigation Strategies in Volcanic Areas”. Memilih topik ini karena Indonesia sebagai negara kepulauan dengan kondisi sumber daya alam yang melimpah, menjadi salah satu negara yang rawan dan rentan terhadap ancaman perubahan iklim. Perubahan iklim menyebabkan dampak negatif diberbagai aspek lingkungan, diantaranya kenaikan suhu permukaan bumi, perubahan curah hujan, kenaikan muka air laut, serta peningkatan frekuensi kejadian iklim dan cuaca ekstrim.

Workshop digelar di Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta, dihadiri sekitar 80 peserta baik dari internal ataupun eksternal UII. Sebagai narasumber Sandy Budi Wibowo, M.Sc. ahli geomorfologi gunungapi dari Fakultas Geografi UGM, Dr. Nur Aini Iswati Hasanah, M.Si. ahli perubahan iklim yang berkaitan dengan aspek pangan dan sekaligus perwakilan internal UII, serta Erstayudha Nurrizqi, M.Sc. praktisi APIK (Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan) dari Regional Jawa Timur yang saat ini berada dibawah payung USAID.

Faktor yang berpengaruh terhadap perubahan iklim tidak hanya berasal aspek antropogenik namun juga dapat berasal dari aktivitas gunung api seperti yang banyak terdapat di Indonesia. Beberapa letusan berskala besar diindikasi menjadi penyebab perubahan iklim di beberapa wilayah dipermukaan bumi. Indonesia saat ini ibarat menyimpan raksasa-raksasa tidur yang sewaktu-waktu dapat bangun kembali dan mengancam tidak hanya dari aspek bahaya vulkanik yang sudah lazim kita ketahui, namun juga potensinya dalam merubah iklim di lapisan atmosfer bumi.

Disisi lain gunung api merupakan berkah yang menjadi sumber bermacam-macam sumberdaya alam yang dimanfaatkan oleh manusia, tidak terkecuali tanah vulkanik yang subur untuk aktivitas pertanian dan perkebunan. Berbagai macam tumbuhan pangan yang semakin luas berkembang dibudidayakan di lereng-lereng gunungapi. Dua kombinasi potensi bahaya dan sumberdaya ini seperti dua sisi mata uang yang tidak dapat dipisahkan jika dikaitkan dengan isu perubahan iklim yang saat ini hangat diperbincangkan.