{"id":813,"date":"2015-03-26T01:47:14","date_gmt":"2015-03-26T01:47:14","guid":{"rendered":"http:\/\/environment.uii.ac.id\/?p=813"},"modified":"2015-03-26T01:47:14","modified_gmt":"2015-03-26T01:47:14","slug":"laboratory-works-on-developmen-of-adsorbent","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/2015\/03\/26\/laboratory-works-on-developmen-of-adsorbent\/","title":{"rendered":"Dua Mahasiswa Teknik Lingkungan UII Mempelajari Teknologi Adsorpsi di Jepang"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000\">Kepedulian mahasiswa terhadap kualitas air guna mempelajari tata cara mengembalikan kualitas air dengan absorbent dari limbah industri. Kini 2 (dua) mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan\u00a0 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) <strong>Adam Ikhya Alfarokhi (12513134)<\/strong> dan <strong>Anandhitya Rheza Adrian (11513057)<\/strong>, Rabu (25 Maret 2015) telah kembali ke tanah air Indonesia setelah hampir 1 (satu) bulan melaksanakan penelitian di Hokkaido University, Japan. Adam Ikhya Alfarokhi menjelaskan bahwa selama di Jepang mereka\u00a0mempelajari tata cara pengembalian kualitas air melalui sistem adsorpsi dan berkonsentrasi pada pembuatan adsorben baru yang berbiaya rendah (<em>low cost treatment<\/em>). \u00a0Selama di Jepang, Adam dan Rheza, dibawah bimbingan langsung <strong>Prof. Shunitz Tanaka <\/strong>dan mahasiswa program master di sana, mempelajari secara langsung bagaimana mengembalikan kualitas air dengan sistem adsorpsi.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000\"><!--more--><\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000\">\u201cAda lima topik utama yang saya pelajari di Tanaka\u2019s Lab bersama para senpai disana, beberapa yang menarik adalah Electrokinetic Remediation dan Adsorption dengan menggunakan Magnetic Chitosan dan yang menggunakan bahan lokal seperti Sasa (japan bamboo).\u201d tambah Adam. Selain pengalaman bekerja di Laboratorium yang sangat lengkap dan canggih, mereka tak lupa belajar mengenai budaya Jepang yang sangat bagus bila dikulturkan dan di adaptasi di Indonesia, diantaranya adalah budaya belajar, semangat bekerja, disiplin, saling menghargai dan yang paling menarik adalah bahwa di Sapporo, Hokkaido merupakan kota yang nyaman dan aman untuk dihuni.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><span style=\"color: #000000\">Kesempatan untuk dapat melanjutkan studi tingkat S2 (Master Course Program) di Hokudai terutama di GSES (Faculty of Environmental Science) sangat terbuka bagi keduanya. <em>\u201cWe hope both of you can continue your study in here, but actually you have to compete with another student from another country if you want study in here\u201d Tanaka Sensei said, <\/em>tambah Adam ketika ditanya untuk lanjut sekolah disana. Harapannya setiap tahun program Laboratory Works atas hasil MoA FTSP UII dengan GSES Hokudai dapat berlanjut terus dan ditambah mengenai kuota mahasiswa yang dapat menjajal pengalaman di Jepang.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kepedulian mahasiswa terhadap kualitas air guna mempelajari tata cara mengembalikan kualitas air dengan absorbent dari limbah industri. Kini 2 (dua) mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan\u00a0 Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) Adam Ikhya Alfarokhi (12513134) dan Anandhitya Rheza Adrian (11513057), Rabu (25 Maret 2015) telah kembali ke tanah air Indonesia setelah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":814,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-813","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/813","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=813"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/813\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/media\/814"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=813"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=813"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/fcep.uii.ac.id\/environment\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=813"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}