Studi Banding Program Studi Arsitektur Universitas Adiwangsa Jambi ke Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia Bahas Sistem Perkuliahan, Implementasi KAAB, Pengenalan Fasilitas Kampus, dan Peluang Kerja Sama

Universitas Adiwangsa Jambi (UNAJA) melakukan kunjungan Studi Banding dalam rangka penguatan proses pembelajaran berbasis pengalaman (Experiential Learning) ke Universitas Islam Indonesia (UII) pada Kamis, 7 Mei 2026 bertepatan dengan 20 Zulkaidah 1447 H. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Jurusan Arsitektur, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII, Yogyakarta.
Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarperguruan tinggi dan antarprogram studi yaitu antara Arsitektur UII dengan Arsitektur UNAJA. Fokus utama pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah implementasi kurikulum berbasis KAAB (Korea Architectural Accrediting Board), sistem perkuliahan, pengembangan aktivitas mahasiswa, serta pengelolaan fasilitas akademik yang mendukung proses pendidikan Arsitektur UII.

Rombongan dari Program Studi Arsitektur Universitas Adiwangsa Jambi disambut langsung oleh Dekan FTSP UII, Prof. Dr.-Ing. Ar. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik yang dilakukan oleh UNAJA sebagai bentuk semangat kolaborasi dan saling belajar antar institusi pendidikan tinggi. Menurutnya, perkembangan dunia pendidikan arsitektur saat ini menuntut perguruan tinggi untuk terus melakukan inovasi, baik dalam sistem pembelajaran, penguatan kurikulum, maupun peningkatan kualitas lulusan agar mampu bersaing secara global.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan diskusi akademik yang berlangsung hangat dan interaktif. Selain Dekan FTSP UII, turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FTSP UII, Dr. Ir. Kasam, M.T; Ketua Program Studi Arsitektur UNAJA, Ir. Liza Komalasari, S.T., M.Ars; Ketua Jurusan Arsitektur UII, Prof. Ar. Ir. Noor Cholis Idham, S.T., M.Arch., Ph.D., IAI; Ketua Program Studi Arsitektur UII, Ir. Hanif Budiman, M.T., Ph.D., IALI; dan Manager Laboratorium Arsitektur UII, Yulia Pratiwi, S.T., M.Eng., Ph.D., IAP; serta 8 Mahasiswa Arsitektur UNAJA.
Dalam sesi diskusi, topik mengenai implementasi KAAB yang telah dijalankan Arsitektur UII menjadi pembahasan utama. KAAB sendiri merupakan sistem akreditasi pendidikan arsitektur yang banyak dijadikan rujukan internasional dalam menjamin mutu pendidikan dan kompetensi lulusan arsitektur. Penerapan standar tersebut dinilai penting untuk menjawab tantangan globalisasi profesi arsitek yang menuntut kualitas lulusan lebih kompetitif dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Pihak Arsitektur UII menyampaikan bagaimana proses penyusunan dan pengembangan kurikulum dilakukan secara berkelanjutan agar selaras dengan standar akreditasi internasional khususnya KAAB. Pembahasan mencakup struktur mata kuliah, integrasi studio perancangan, fasilitas-fasilitasruang studio dan laboratorium, hingga penerapan-penerapan pelaksanaan perkuliahan yang berstandar Akreditasi Internasional KAAB.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Arsitektur UNAJA juga menunjukkan antusiasme tinggi terhadap sistem pembelajaran dan pengelolaan akademik di Arsitektur UII. Berbagai pertanyaan dari dosen dan mahasiswa UNAJA diajukan terkait sistem perkuliahan, referensi-referensi yang digunakan dalam perkuliahan, pengelolaan studio desain, fasilitas laboratorium, hingga pengembangan budaya akademik di lingkungan Arsitektur UII.
Tidak hanya membahas kurikulum dan sistem perkuliahan yang ada di Arsitektur UII, Mahasiswa dan Dosen Arsitektur UNAJA juga memperoleh penjelasan mengenai fasilitas penunjang pendidikan yang dimiliki oleh Arsitektur UII. Mahasiswa dan dosen UNAJA melakukan kunjungan ke Laboratorium dan fasilitas-fasilitas yaitu kunjungan ke ruang studio, ruang mezanine, laboratorium-laboratorium Arsitektur UII (LPAP, LRRR, LTKB), hingga ke Candi Kimpulan yang ada di Perpustakaan Pusat UII.
Kegiatan kunjungan akademik ini diharapkan menjadi langkah awal bagi terbukanya kerja sama yang lebih luas antara Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) UII dengan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UNAJA secara umum serta peluang kolaborasi antara Arsitektur UII dan Arsitektur UNAJA secara khusus. Peluang kolaborasi yang dibahas meliputi pengembangan kurikulum, penelitian bersama, publikasi bersama melalui seminar-seminar, pertukaran pengalaman akademik, hingga penguatan jejaring antar institusi pendidikan arsitektur.
Melalui kunjungan ini, semangat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan arsitektur di Indonesia kembali ditegaskan. Perguruan tinggi tidak hanya dituntut menghasilkan lulusan yang kompeten secara teknis, tetapi juga mampu menghadirkan solusi desain yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, lingkungan, dan perkembangan teknologi.



