CAMPUS ROADSHOW Prodi Teknik Sipil Aplikasi Geosintetik untuk Perkuatan Lereng dan Timbunan Tanah

Geosintetik merupakan produk terbuat dari bahan polimer yang dirancang untuk menyelesaikan berbagai masalah geoteknik yang memungkinkan penghematan waktu dan biaya. Keuntungan geosintetik diantaranya adalah memberikan estetika yang alami dan rapi, mengurangi kecepatan pengaliran air permukaan, menjaga kelembaban tanah untuk vegetasi, serta fleksibel dan dapat menyesuakan bentuk lereng.

Aplikasi geosintetik untuk perkuatan lereng dan timbun tanah adalah metode rekayasa geoteknik yang menyisipkan material sintetis ke dalam lapisan tanah untuk meningkatkan daya dukung, stabilitas, dan mencegah longsor. Material ini menahan gaya tarik yang tidak mampu dipikul oleh tanah, sehingga memungkinkan lereng dibuat lebih curam.

Jenis geosintetik yang digunakan hingga saat ini ada empat, yaitu geogrid, geotekstil, geocell, dan geocomposite. Geogrid berbentuk jaring dengan bukaan yang saling mengunci dengan agregat tanah. Sangat ideal sebagai tulangan utama untuk menahan gaya tarik pada lereng curam. Geotekstil terdiri dari Woven dan Non-Woven, berfungsi ganda sebagai pemisah, penyaring, dan perkuatan. Jenis woven kuat sebagai perkuatan, sedangkan non-woven ideal untuk drainase dan filtrasi.

Geocell berbentuk struktur sel tiga dimensi yang menyerupai sarang lebah,  digunakan untuk menahan tanah urugan agar tidak longsor pada permukaan lereng. Sedangkan geocomposite merupakan gabungan geonet dan geotekstil yang berfungsi maksimal sebagai jalur drainase untuk mengurangi tekanan air pori di dalam timbunan.

“Penggunaan geosintetik dalam bidang teknik sipil, khususnya dalam perkuatan tanah, telah menjadi semakin populer. Hal ini dikarenakan berbagai keunggulan yang dimilikinya, seperti kekuatan tinggi, durabilitas, dan fleksibilitas,” ungkapnya.

Demikian diungkapkan Pria Ardhana, ST., MT., Technical Engineering PT. Tetrasa Geosinindo dalam acara Geosinindo Goes to Campus yang diselenggarakan oleh Program Studi Sarjana Teknik Sipil, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia (UII) pada Jum’at, 26 Dzulhijah 1447 H/12 Juni 2026 di Auditorium Gedung Moh. Natsir Kampus FTSP UII.

Kegiatan yang mengusung tema “Aplikasi Geosintetik untuk Perkuatan Lereng dan Timbunan Tanah” tersebut juga menghadirkan Okky Aprilian Ramadhana, ST., Project Development Manager PT. Tetrasa Geosinindo.

Sementara itu, Okky Aprilian Ramadhana melalui pemaparan mendalam dan inspiratif, membagikan wawasan terkini tentang “Geosintetik dan Aplikasinya pada Project Infrastruktur”. Ia menjelaskan bahwa geosintetik dapat meningkatkan stabilitas lereng, memungkinkan konstruksi lereng atau tanggul dibandingkan sudut alami tanah, menjadikan perkuatan timbunan di atas tanah lunak sehingga dapat mencegah keruntuhan global pada timbunan yang dibangun di atas tanah dasar berlumpur atau berdaya dukung rendah. Selain itu juga sebagai pengendalian erosi, dimana dapat melindungi permukaan lereng dari gerusan air hujan sebelum vegetasi tumbuh sempurna. ”Keunggulan dari geosintetik ini adalah dapat meningkatan daya dukung tanah, mengurangi penggunaan material timbunan, peningkatan stabilitas struktur, umur pakai yang panjang, serta instalasi mudah dan cepat sehingga memungkinkan pelaksanaan proyek lebih efisien,” ujarnya.

Berkenan memberikan sambutan dan arahan pada kesempatan tersebut, Dekan FTSP UII, Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI. dan Kaprodi Teknik Sipil, Ir. Yunalia Muntafi, S.T., M.T., Ph.D. (Eng)., IPM.