Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP), Universitas Islam Indonesia (UII) kembali menjadi tujuan studi banding perguruan tinggi. Kali ini, Fakultas Teknik (FT) Universitas PGRI Palembang (UPGRIP) yang melakukan kunjungan studi banding (bench marking) tersebut pada 23 Safar 1446 H/28 Agustus 2024.

Turut melakukan kunjungan Dekan Fakultas Teknik Ir. Amiwarti, S.T., M.T., Ketua Program Studi Elektro Ir. Emidiana, S.T., M.T., Ketua Program Studi Kimia Ir. Rully Masriatini, S.T., M.T., Ketua Program Studi Sipil Ir. Herri Purwanto, ST., MT., IPM., ASEAN.Eng. , Assoc. Prof. Dr. Ir. Ian Kurniawan, S.T., M.Eng, IPM., ASEAN Eng, ACPE., Ketua GPM Fakultas Teknik Ir. Muhrinsyah Fatimura, ST., MT, dan Ibrahim Ardhana Kasuma, S.E., serta 61 orang mahasiswa-mahasiswi dari tiga program studi yang ada di FT UPGRIP.

Dekan Fakultas Teknik UPGRIP, Ir. Amiwarti, S.T., M.T., dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa studi banding dilakukan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan dengan mempelajari proses pendidikan, sarana prasarana, dan strategi mempertahankan kualitas. Menurutnya, studi banding tersebut diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi pengembangan kurikulum dan program studi yang ada di FT UPGRIP.

Beliau berharap dengan studi banding ini dapat mempelajari lebih lanjut mengenai program dan metode pembelajaran yang diterapkan di FTSP pada khususnya dan UII pada umumnya. “Kami akan mengimplementasikan beberapa hal yang kami pelajari disini untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama yang erat kairannya dengan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) oleh Dekan FTSP UII, Prof. Dr.-Ing. Ir. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI. dan Dekan Fakultas Teknik UPGRIP, Ir. Amiwarti, S.T., M.T.

Sedangkan penandatanganan Implementation of Agreement (IA) Ketua Jurusan Teknik Sipil FTSP UII, Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D. dan Ketua Program Studi Teknik Sipil FT UPGRIP, Ir. Herri Purwanto, ST., MT., IPM., ASEAN.Eng.

Selama kunjungan, rombongan berkesempatan mengunjungi berbagai laboratorium dan kelas yang ada di FTSP UII.

Pada 17 Muharram 1446 H/23 Juli 2024, Professor Zhu Ning sebagai associate Professor dari Universitas Tsinghua Beijing China berkunjung Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) bersama beberapa mahasiswanya. Kunjungan tersebut salah satu rangkaian educational and cultural exchange trip to Indonesia.

Kunjungan tersebut berawal dari introduction from Prof. Prajnawrdhi of University Udayana yang sebelumnya sudah dilakukan, kemudian dilanjutkan dengan berkirim surat elektronik kepada Dr. Ar. Yulianto P. Prihatmadji, IPM, IAI., selaku ketua Program Studi Profesi Arsitek FTSP UII.

Dekan FTSP UII, Prof. Dr.-Ing. Ar. Ilya Fadjar Maharika, MA., IAI., berkenan menyambut delegasi tersebut dan menyampaikan tentang profil Jurusan dan Prodi Arsitektur. Sementara Prof. Zhu Ning juga memaparkan profil School of Architecture di Tsinghua.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan diskusi terkait kultural budaya, proyek sosial yang telah dilaksanakan, kelompok belajar dalam perkuliahan, program akademik arsitek, serta aksi nyata oleh para mahasiswa serta kebermanfaatannya di lingkungan sekitar masing-masing.

Usai diskusi dilanjutkan dengan mengunjungi studio dan laboratorium Prodi Arsitektur yang berada dikawasan gedung Moh. Natsir FTSP UII yang didampingi oleh Agus Setiawan, S.T., M.Arch. Mereka nampak tertarik dan sangat antusias menyimak penjelasan karya yang dihasilakan mahasiswa Arsitektur.

Pada Senin (08/03/2022) Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Kunjungan kali ini dikhususkan untuk pembahasan tentang tindak lanjut implementasi skema perjanjian kerjasama dalam bentuk pengelolaan lab dan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Rombongan disambut di Ruang Sidang Teknik Sipil Gedung Moh. Natsir FTSP UII dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Dalam kunjungan tersebut, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya 5 orang yang dipimpin oleh Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M. Ag. Selaku Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UINSA Surabaya.

Dalam sambutannya, Dekan FTSP UII Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D., menyampaikan bahwa dalam waktu dekat akan segera menindaklanjuti kerjasama tersebut.

Sementara itu, Prof. Dr. Hj. Evi Fatimatur Rusydiyah, M. Ag.Prof Evi menambahakan bahwa Prodi Teknik Sipil UINSA baru lahir bulan Desember 2021 dan baru memiliki daya tampung 40 mahasiswa. “Kami perlu banyak belajar dan bimbingan dari berbagai prodi yang lebih senior, termasuk FTSP UII,” ujarnya.

Dalam pemaparan program MBKM, masing-masing prodi di FTSP UII, prodi Teknik Sipil diwakili oleh Albani Musyafa’, Ph.D, prodi Arsitektur oleh Dr. Yulianto P. Prihatmaji dan prodi Teknik Lingkungan oleh Eko Siswoyo, Ph.D..

Selain perwakilan prodi, koordinator laboratorium Teknik Sipil, Ir. Bambang Sulistiono, MSCE., juga menyampaikan pemaparan terkait pengelolaan laboratorium terutama yang berkaitan dengan MBKM.

Dalam paparannya, Ir. Bambang Sulistiono, MSCE menjelasakan tentang pengelolaan 7 laboratorium di Jurusan Teknik Sipil, baik melayani mahasiswa program S1, S2 dan S3 (tugas akhir, tesis dan disertasi). Selain itu laboratorium Teknik Sipil juga melayani penelitian dosen dan juga pelayanan untuk pengabdian masyarakat.

Pada sesi diskusi diantaranya dibahas tentang kendala teknis MBKM dan soslusi yang perlu diterapkan. Akreditasi baik dalam dan luar negeri juga menjadi bahan diskusi yang hangat mengingat FTSP UII ketiga prodinya sudah terakreditasi internasional.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan kunjungan ke laboratorium Prodi Teknik Sipil, diantaranya Laboratorium Rekayasa Transportasi, Laboratorium Jalan Raya, Laboratorium Mekanika Tanah, Laboratorium Hidrologi, Laboratorium Mekanika Rekayasa dan Laboratorium Bahan Konstruksi Teknik.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII), Senin, 24 Rabiulakhir 1443 H/29 November 2021), menerima rombongan benchmarking dari Universitas Riau (UNRI). Kegiatan tersebut dalam rangka “ngangsu kawruh” Universitas Riau ke FTSP UII terkait capaian akreditasi The Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) yang telah diraih oleh Program Studi (Prodi) Teknik Sipil dan Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII. Rombongan disambut dan diterima di Ruang Sidang Teknik Sipil FTSP UII Gedung Moh. Natsir Kampus Terpadu. Dalam penyambutan tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan.

Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FTSP UII, Dr. Ir. Kasam, M.T., dalam sambutannya mengatakan bahwa sebelum memperoleh akreditasi IABEE, beberapa Program Studi di FTSP UII sudah terakreditasi internasional, di antaranya adalah Prodi Teknik Sipil Japanese Accreditation Board for Engineering Education (JABEE), Prodi Arsitektur Korea Architectural Accrediting Board (KAAB), dan Prodi Teknik Lingkungan Accreditation Board for Engineering and Technology (ABET). “Alhamdulillah, ketiga prodi tersebut juga memperoleh Akreditasi Unggul dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Suyanto, M.Sc., Sekretaris Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Universitas Riau menyampaikan bahwa dari 104 program studi di Universitas Riau belum ada yang berstatus akreditasi internasional. “Maksud dan tujuan kami ke FTSP UII adalah salah satu rangkaian dalam rangka persiapan mengajukan akreditasi internasional, IABEE,” ungkapnya.

Hal tersebut dikuatkan oleh Dr. Reni Suryanita, S.T., M.T., Koordinator Pusat Jaminan Mutu LPPMP Universitas Riau.

Usai penyambutan dilakukan pemaparan materi yang disampaikan oleh Dr. Ir. Sri Amini Yuni Astuti, M.T., Kaprodi Teknik Sipil FTSP UII, Eko Siswoyo, S.T., M.Sc.ES, M.Sc., Ph.D., Kaprodi Teknik Lingkungan FTSP UII, Dr. Eng. Awaluddin Nurmiyanto, S.T, M.Eng., Sekprodi Teknik Lingkungan FTSP UII dan juga Berlian Kushari, S.T., M.Eng., Sekjen IABEE., yang pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang syarat-syarat dan hal yang harus dipersiapkan dalam menghadapi akreditasi IABEE.

Dr. Eng. Awaluddin Nurmiyanto, S.T, M.Eng., Sekretaris Prodi Teknik Lingkungan FTSP UII pada kesempatan yang sama juga mengatakan bahwa peran teknologi informasi pada saat ini sangatlah penting. Tidak terlepas dalam persiapan akreditasi. ”Alhamdulillah UII saat ini memiliki sistem yang sudah terintegrasi sehingga memudahkan dalam penerapan di berbagai unit”, ujarnya.

Delegasi Universitas Riau menutup agenda kunjungannya dengan mengunjungi beberapa laboratorium di Prodi Teknik sipil dan Prodi Teknik lingkungan FTSP UII.

Senin (16 Maret), Pimpinan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP) Universitas Islam Indonesia (UII) menerima kunjungan pemerintah Daerah Singingi Kepulaun Riau bertempat di Ruang Dekanat Gedung Mohammad Natsir FTSP UII Jl.Kaliurang Km.14,5 Sleman Yogyakarta.

Kehadiran Kepala Daerah Kuantan Singingi kepulauan Riau (Drs.H. Mursini, M.Si) beserta rombongan diterima langsung oleh Dekan FTSP UII (Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D), Wakil Dekan bidang Sumber Daya (Dr.Ir. Kasam, MT), dan Wakil Dekan bidang Keagamaan, Kemahasiswan dan Alumni (Dr.Ir. Revianto Budi Santosa, M.Arch., IAI).

Dalam sambutannya Dekan FTSP UII (Miftahul Fauziah, ST., MT., Ph.D) menuturkan, hingga saat ini FTSP UII memiliki 3 (tiga) Program Studi S1 Sarjana, yang ketiganya  telah mendapatkan akreditasi internasional. Prodi Arsitektur dan Profesi Arsitektur mendapatkan pengakuan akreditasi internasional dari Korean Architecture Accrediting Board (KAAB), Program Studi Teknik Sipil mendapatkan akreditasi dari JABEE Jepang, dan Prodi Teknik Lingkungan mendapatkan pengakuan akreditasi internasional dari Accreditation Board of Engineering and Technology (ABET) USA.

Miftah menambahkan, FTSP UII juga telah memiliki Program Pascasarjana (S2) Magister Teknik Sipil (MTS) maupun Magister Arsitektur (M.Ars), Program S3 (Doktor) Teknik Sipil. Dan waktu dekat juga akan berdiri Magister Teknik Lingkungan.

Penawaran dan penjajakan perluasan kerjasama disambut dengan baik, semoga kolaborasi diantara keduanya dapat terealisasi dengan baik dalam waktu dekat. Ungkap Miftahul Fauziah.