Assalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Diberitahukan kepada mahasiswa Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia, bahwasanya kami akan memperkenalkan SIM Presensi yang akan digunakan selama proses perkuliahan berlangsung, dalam artian akan menggantikan presensi manual yang biasanya dilakukan pada semester yang lalu. Oleh karena itu kami menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk dapat melakukan presensi kuliah melalui sistem tersebut. Berikut panduannya:

  1. Mahasiswa mengakses melalui https://portal.ftsp-uii.id/
  2. Pilih menu SIM Presensi lalu Login Presensi dengan akun Unisys Anda.
  3. Selanjutnya masuk ke menu Home. Pada Menu Home akan menampilkan Pengumuman Perkuliahan dan Kelas yang sedang berlangsung (sesi harus dibuka oleh dosen untuk bisa melakukan presensi).
  4. Terdapat 4 menu pada halaman Home yaitu menu Presensi, Presensi Asinkron, Lihat Presensi, dan Ijin Tidak Hadir.

    • MenuPresensi digunakan untuk melakukan presensi yaitu dengan kode unik ataupun scan QR code yang didapat dari informasi Dosen pengampu mata kuliah.

    • Menu Presensi Asinkron digunakan untuk melakukan presensi tugas yang ditentukan Dosen. Presensi Asinkron dibuka pada waktu yang telah ditentukan oleh Dosen.
    • Menu Lihat Presensi merupakan tampikan riwayat presensi yang dilakukan mahasiswa.
    • Menu Ijin Tidak Hadir digunakan untuk mengajukan izin dengan melampirkan dokumen PDF yang berisikan bukti yang dapat memperkuat permohonan Ijin kepada Dosen pengampu mata kuliah.
  1. Untuk melakukan presensi, dapat menggunakan 2 metode, yaitu:
    • Melalui menu Utama dengan memilih kelas yang ingin dilakukan presensi
    • Melalui menu Presensi atau Menu Presensi Asinkron
  1. Mahasiswa kemudian memilih kelas yang akan dipresensi.
  2. Apabila presensi sudah dibuka oleh Dosen, maka mahasiswa dapat memilih metode untuk melakukan presensi, yaitu dengan kode unik ataupun scan QR code melalui camera Ponsel, Tablet, dan melalui Laptop untuk kelancaran pelaksanaan presensi.

  1. Jika dosen tidak menunjukkan QR code ataupun kode unik maka kehadiran pada sesi yang diikuti akan dilakukan secara manual oleh dosen pengampu mata kuliah.

Apabila terjadi kendala atau ada keluhan mengenai masalah presensi dapat menghubungi kami via surel: akademik.ftsp@uii.ac.id atau melalui Bapak Nuriman Bashori, S.E., Kepala Urusan Perkuliahan FTSP UII dengan nomor telepon 08122942703.

Wassalammu’alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Berdasarkan arahan Rektor Univesritas Islam Indonesia (UII) thema ditahun 2021 adalah cermat, bertahan, sehat, berbenah dan cepat bertumbuh. FTSP UII dalam Rakorja ini menyelaraskan thema besar yang diusung universitas menjadi thema rakorja Fakultas “Cermat Sehat Menuju FTSP yang Unggul, Mondial, dan bermanfaat”. Dan FTSP UII saat ini sudah memiliki 7 Prodi, ke depan akan dilakukan penambahan 1 (satu) Prodi yaitu Magister Teknik Lingkungan.

Demikian disampaikan Dekan FTSP UII (Miftahul Fauziah, Ph.D) dalam pembukaan Rapat Koordinasi Kerja (Rakorja) yang digelar secara virtual Jum’at (25 September). Turut hadir dan menyampaikan kata sambutan Rektor Univesritas Islam Indonesia (Prof. Fathul Wahid, ST., M.Sc., Ph.D.).

Miftahul Fauziah berharap, semoga semua peserta yang hadir 98% dari yang diundang Rakorja secara virtual ini dapat mengikuti acara dengan baik sampai tuntas guna memberikan kontribusi kepada Fakultas dalam meningkatkan kwalitas belajar mengajar di FTSP UII. Paparan rencana program kerja Fakultas disampaikan oleh Miftahul Fauziah selaku Dekan, dilanjutkan dengan parallel session (breakout room) Jurusan.

Dalam kurun waktu 4 (empat) jam breakout room dipimpin langsung oleh masing-masing Ketua Jurusan dan dimoderatori Sekretaris Jurusan yang hasil rumusannya dipaparkan dalam rapat pleno.

Rapat pleno dimoderatori Hijrah Purnama Putra dengan hasil Pengkajian dan pendalaman nilai-nilai dan internalisasi ke-Islaman, peningkatan kwalitas dan kwantitas penelitian dalam pengabdian masyarakat, perluasan jaringan kerjasama, dukungan akselerasi reakreditasi Program Studi merupakan rumusan jurusan Teknik Sipil setahun kedepan.

Program Studi Arsitektur berupaya peningkatan SDM, kwalitas dan kwantitas bahan ajar, penerimaan publik.
Sedangkan Program Studi Teknik Lingkungan penguatan kolaborasi internasional, keahlian dosen, pusat studi, pengabdian masyarakat, dan upgrading skill dosen.

Sementara setahun kedepan FTSP UII berupaya mengedepankan pengembangan konten pembelajaran berbasis digital disamping mempersiapkan reakreditasi Program Studi, program keprofesian, kegiatan internasional, maupun pengembagan Program Studi Baru.

Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Universitas Islam Indonesia (FTSP UII) kembali menyelenggarakan rangkaian kegiatan penyambutan mahasiswa baru pada Senin (21 September) dengan nama Pekan Orientasi dan Silaturrahmi Mahasiswa (PONDASI) FTSP UII 2020  mengusung  thema “Mengawali Mimpi di FTSP Unggul”. Kegiatan digelar secara daring  diikuti 761  mahasiswa dari jumlah mahasiswa baru 829 angkatan 2020. Jumlah ini terdiri dari 527 laki-laki 302 perempuan yang menyebar ke Program Studi Teknik Sipil 374 mahasiswa,  Program Studi Arsitektur 224 dan 231 mahasiswa Prodi Teknik Lingkungan.  Jumlah mahasiswa termasuk mahasiswa Internasional Program (IP) Teknik Sipil 24, dan Internasional Program (IP) Arsitektur 40 mahasiswa.

Dekan FTSP UII, (Miftahul Fauziah, Ph.D)  dalam kuliah perdananya senyampaikan selamat bergabung bagi mahasiswa baru 2020 di Kampus Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan sembari menuturkan, menuntut ilmu di FTSP  mengedepankan nilai-nilai Islam disamping ilmu-ilmu pasti yang sesuai dengan Program Studinya. Dalam pelaksanaan program kerjanya FTSP sangat terbuka dalam penyusunan agenda kegiatan dan berupaya secara transparan dan dialogis. FTSP merupakan fakultas pertama yang seluruh program studinya sudah terakreditasi internasional/ unggul.

Diharapkan dengan Kuliah Perdana ini, mahasiswa baru mengenal lebih dalam berbagai aspek kehidupan di kampus khususnya FTSP, dan segera bisa menyesuaikan diri lancar dalam perkuliahan lulus tepat waktu dengan prestasi gemilang. Dengan kerja keras dan semangat dapat meraih mimpi menjadi unggul bersama FTSP. Ungkap Miftah.

Sebagai narasumber testimuni PONDASI adalah Faruq Ibnu Haqi ST., MURP (Alumni Teknik Sipil UII/ Dosen Arsitektur UIN Sunan Ampel Surabaya), Ir.Novel Arsyad, MM (Alumni Teknik Sipil UII/ Direktur Utama PT.Pembangunan Perumahan), Shofi Latifah Nuha Alfarinsi (Mahasiswi Teknik mLingkungan FTSP UII/ mahasiswa berprestasi tingkat Universitas 2020).

Ir.Novel Arsyad, MM menjelaskan awal karir dari nol  dimulai dari staff lapangan hingga akhirnya menjadi Direktur Utama PT.Pembangunan Perumahan. Sementara untuk menghadapi industry 5.0 yang dituntut adalah teknologi atau digitalisasi dan cara mengoleksi  bidang data.

Ia berpendapat, dimasa pandemik yang paling kuat adalah yang bergerak dengan teknologi. Setelah menyelesaian formal learning di kampus, mahasiswa tidak lagi banyak menghadapi formal learning di perusahaan. Fase berikutnya yang ditemui di dunia kerja adalah experieencial (70%) dan cocial learning (20%).

Membangun integritas sejak awal bahkan sampai duduk di bangku kuliah merupakan kunci penting, dengan integritas yang kuat intelgence dan anergi akan muncul dengan baik . Alumnus Teknik Sipil UII tahun delapan puluhan ini mementa, jadilah seorang pemimpin yang bisa memberikan kekuatan kepada yang lain untuk bisa menciptakan orang orang punya kapasitas yang lebih bagus lagi. Pinta Novel Arsyad.

Sementara Faruq Ibnu Haqi ST., MURP dalam talkshownya Yakinlah bahwa pilihan kuliah di FTSP UII adalah jalan yang benar, jangan berpikir ketika masih berproses (masa kuliah) terasa berat tetapi harus dinikmati sebagai jalan untuk meraih mimpi. Yakinlah bahwa saya bisa melewati segala proses dan bisa mencapai yang diinginkan, dan yang lebih penting lagi jangan lupa sholat atau beribadah.

Sedangkan Shofi Latifah Nuha Alfarinsi berpesan kepada adik-adik mahasiswa berani bermimpi besar jangan hanya berrmimpi kecil, bekerja keraslah dan banyak mencoba meskipun banyak kegagalan, karena setiap kegagalan ada pelajaran yang dipetik. Dan jangan lupa bertawakallah kepada Allah SWT.